MALANGTIMES - Ada 90 orang yang sedang melakukan pendakian saat Gunung Arjuna kebakaran hutan. Hingga saat ini, 78 orang telah berhasil dievakuasi oleh tim dan kembali ke tempat tujuan masing-masing.
Baca Juga : Hari ke 2 Proses Pencarian Pendaki Hilang karena Kesurupan, Puluhan Personel Dikerahkan
Hanya, hingga pukul 00.20 WIB Senin (29/7/2019), masih terdapat 12 pendaki masih dalam proses evakuasi turun. Data pendakian ini yang masuk di pos Sumber Brantas.
“Untuk 12 orang sudah di perjalanan turun. Kemungkinan pagi ini pendaki yang naik via jalur pos Sumber Brantas sudah turun semua,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Achmad Choirur Rochim.
Evakuasi itu langsung dilakukan oleh tim setelah mendapati laporan kebakaran hutan dan lahan di Gunung Arjuna pada Minggu (28/7/2019). Hingga saat ini, api Gunung Arjuna masih belum padam.
“Sampai pagi ini api masih belum padam. Apalagi tim masih dalam perjalanan, melihat lokasinya jauh, mestinya hari ini akan up date penangana, karena tim baru akan sampai titik api hari ini,” imbuh Rochim.
Hanya, apakah nantinya tim pemadam dapat mengirimkan informasi kondisi kebakaran di sana atau tidak dilihat dari kondisi sinyal seluler di lokasi titik kebakaran. Apalagi kebakaran berada di puncak gunung. “Tinggal apakah bisa mengirimkan foto dari atas karena urusan sinyal,” tambah Rochim.
Baca Juga : HMI Kisip Brawijaya Salurkan Bantuan APD dan Handsanitizer ke RS Saiful Anwar
Untuk pemadaman Gunung Arjuna, ada 2 tim yang sudah berangkat sejak Minggu. Tim I berjumlah 9 orang dari warga dan porter. Mereka berangkat sekitar pukul 11.00 WIB melalui jalur Pura Giri Arjuno. Sedangkan tim II berjumlah 15 orang dari petugas Tahura (Taman Hutan Rakyat) R Soeryo. Mereka berangkat sekitar pukul 12.30 WIB melalui Jalur Brak Seng.
“Dari komunikasi diketahui posisi tim II dari personil Tahura R Soeryo berada di Lembah Kembar II dan belum mencapai titik api saat tengah malam. sementara dari tim yang lain belum ada informasi posisi masing masing,” ungkap Rochim.
Menurut dia, instansi yang terlibat dalam pemadaman ini yakni BPBD Kota Batu, Tahura R Soerjo, BPBD Jatim, Koramil Batu, Tagana, masyarakat Kecamatan Bumiaji, dan relawan.
