Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Politik

Rocky Gerung: MK Sembelit karena Tidak Bisa Mencerna Justice

Penulis : Dede Nana - Editor : Lazuardi Firdaus

04 - Jul - 2019, 00:55

Placeholder
Rocky Gerung menyampaikan MK serupa mengalami sembelit karena tidak bisa mencerna justice dalam persidangan (Ist)

MALANGTIMES - Rocky Gerung kembali melontarkan pernyataan yang mengusik terkait paska keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam perkara persidangan suara hasil pemilu yang diajukan kubu Prabowo-Sandiaga.

Akademisi yang mencuat dengan berbagai pernyataannya dalam hiruk pikuk Pemilu 2019 lalu ini menyampaikan, bahwa keputusan MK tidak tuntas dan menyimpan persoalan yang sama di masa yang akan datang.

Baca Juga : Tagar #StafsusPiaraanIstana, Isinya Reuni 212, Rocky Gerung Sampai Gubernur Jateng Suka Video Porno

"Keputusan MK tidak memberikan formulasi dan terobosan hukum baru dan gagal mengambil momentum. Tidak tuntas. Demokrasi kita akan menghadapi hal sama nanti (Pilkada 2020). MK mengalami sembelit karena tidak bisa mencerna justice," ucapnya dalam acara debat di salah satu stasiun televisi, Selasa (02/07/2019) malam.

Pernyataan itu pun dicontohkan pada dua lawyer dari kubu Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga, yang masih ngotot dan berdebat terkait putusan MK.

"Bahkan bukan hanya dua lawyer itu yang masih kesel, di publik juga demikian. Kita dibuat macet berpikir karena MK sudah memutuskan secara legal bukan benar," ujar Rocky.

Kondisi inilah yang membuat masyarakat masih terbelah dua dalam pusaran Pilpres 2019, walaupun telah final hasil dari kontestasi itu. 
MK, lanjut Rocky tidak memanfaatkan kemampuannya secara maksimal dalam memutus perkara yang akan bisa terjadi lagi di kemudian hari. Hal ini karena lambung MK tidak dibuat untuk mencerna justice.

"Jadi MK tidak bisa membaca gramatikal justice. MK hanya memutus legalitasnya saja, tapi legitimasi tidak bisa diselesaikan. Ini yang membuat putusan MK serupa orang sembelit karena lambungnya tidak bisa mencerna," tegasnya.

Baca Juga : Skak Mat, Disebut Badut Oleh Irma Chaniago, Rocky Gerung: Cara Hormati Badut dengan Menertawainya

Alumni Universitas Indonesia ini pun memberikan beberapa saran terkait kondisi paska putusan MK. Yakni bangsa Indonesia membutuhkan badai baru untuk menciptakan rekonsialisasi antara kedua belah kubu.

"Harus ada badai baru untuk rekonsialisasi agar kita  bisa berselancar bersama," pungkasnya.

 


Topik

Politik malang berita-malang Mahkamah-Konstitusi hasil-pemilu-2019 Jokowi-Ma'ruf Prabowo-Sandiaga Rocky-Gerung



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Dede Nana

Editor

Lazuardi Firdaus