Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Pasar Takjil Pos Kepanjen Ramai, Pedagang dan Jukir Tersenyum Senang

Penulis : Dede Nana - Editor : A Yahya

20 - May - 2019, 03:50

Placeholder
Suasana pasar takjil Pos Kepanjen yang setiap hari didatangi ratusan warga (Nana)

MALANGTIMES - Pos Kepanjen setiap harinya digeruduk ratusan masyarakat dari berbagai wilayah. Warga berduyun-duyun memadati pelataran pos Kepanjen yang terbilang luas dan biasanya dipergunakan untuk parkir kendaraan di pertokoan dan kantor pos tersebut.

Baca Juga : Draft Sudah Final, Besok Pemkot Malang Ajukan PSBB

Tentunya ratusan warga yang setiap sore datang ke pos Kepanjen tersebut disambut riang puluhan pedagang takjil yang sejak pukul 14.00 WIB telah bersiap di standnya masing-masing. Tak terkecuali para juru parkir yang sumringah di bulan ramadan dikarenakan rezekinya mengalir berlipat-lipat.

Para pedagang berbagai macam makanan dan minuman untuk berbuka puasa itu, misalnya, benar-benar merasakan nikmatnya ramadan. Warga yang antusias membeli berbagai makanan dan minuman buka puasa, sampai ramadan hampir menginjak dua pekan ini, tak pernah surut.

"Bahkan, setiap hari semakin banyak yang datang dan berbelanja di sini. Saya tentunya bersyukur dagangan setiap hari habis dan alhamdulillah bisa membawa pulang keuntungan lumayan," kata Sumarningsih pedagang lauk pauk dari Kepanjen, Minggu (19/05/2019) kepada MalangTIMES.com.

Sumarningsih adalah salah satu dari puluhan pedagang takjil di pos Kepanjen. Ibu beranak tiga ini, telah menjadi pedagang takjil sejak beberapa ramadan sampai tahun ini. Dirinya juga menyampaikan, keuntungan berjualan takjil di pos Kepanjen cukup menguntungkannya selama Ramadan.

"Lumayan, mas. Apalagi sejak hari pertama sampai sekarang, banyak warga yang mencari lauk pauk untuk berbuka puasa. Dagangan saya sebelum adzan (Magrib, red) pasti sudah habis," ujarnya tanpa berkenan menyebut penghasilannya setiap hari di pasar takjil pos Kepanjen ini.

Pasar takjil pos Kepanjen memang telah menjadi sentra takjil selama ini untuk wilayah Kepanjen dan sekitarnya. Dimana, berbagai menu dari makanan berat sampai ringan. Serta berbagai jenis minuman segar tersedia. Pengunjung tinggal memilih makanan dan minuman kesukaannya untuk berbuka puasa. Harganya pun standar seperti hari-hari normal biasanya.

Baca Juga : Hari ke 2 Proses Pencarian Pendaki Hilang karena Kesurupan, Puluhan Personel Dikerahkan

"Di sini terbilang lengkap menunya jadi banyak pilihan. Harganya juga standar. Sehingga setiap sore kami ke sini berburu takjil, mas," ujar Diana warga Kromengan saat ditemui MalangTIMES di pos Kepanjen.

Bukan hanya pedagang dan pembeli yang sama-sama merasa diuntungkan dengan datangnya ramadan. Para juru parkir (jukir) dadakan pun tersenyum senang. 

Pasalnya, setiap sore mereka mampu membawa pulang uang yang lumayan dalam menata kendaraan warga yang datang. Dengan tarif Rp 2.000 untuk roda dua, mereka bisa meraup hasil terbilang besar dengan durasi parkir yang tidak panjang.

Budianto, salah satu jukir dadakan menyatakan, dirinya cukup terbantu dengan adanya pasar takjil di wilayahnya. "Lumayan mas hanya sekitar 4 jam parkir, bisa bawa pulang uang. Ya untuk tambah-tambah kebutuhan rumah," ujarnya sambil sibuk menata parkir yang mempergunakan tepi jalan raya Kepanjen.

Pergerakan kendaraan yang diparkirkan pun relatif cepat. Budianto menyampaikan, satu kendaraan paling lama hanya menghabiskan ruang parkir sekitar 20 menit. "Ada juga yang cepat. Mungkin sudah punya langganan beli takjil jadi tidak muter-muter dulu," ujarnya sambil tak lepas menebar senyuman.


Topik

Peristiwa malang berita-malang Pasar-Takjil-Kepanjen Pasar-Takjil Takjil



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Dede Nana

Editor

A Yahya