Senopati Satya Roja yang diambil dari figur Captain America (@is.yuniarto)

Senopati Satya Roja yang diambil dari figur Captain America (@is.yuniarto)



MALANGTIMES - Masyarakat Indonesia tentunya tidak asing dengan para tokoh Avengers. Tim superhero ciptaan Marvel Cinematic Universe yang membuat para penggemarnya rela bangun dini hari hanya untuk menyaksikan laga seru mereka di film Avengers End Game.

Tapi, bagaimana jika para Avengers ini bukan hidup di era serba canggih seperti yang diperlihatkan dalam berbagai filmnya, tapi hidup di tahun 1293 sampai dengan 1500-an? Yakni di era Kerajaan Majapahit. Tentunya akan terlihat sangat berbeda, baik perlengkapan senjata para superhero ini maupun kostum yang dipergunakannya.

Hal inilah yang diwujudkan secara menarik oleh seorang komikus andal Surabaya bernama Is Yuniarto. Pengarang komik Garudayana ini melakukan reimagining tim Avengers dan hidup di Nusantara pada era kerajaan kuno Majapahit. 

Melalui akun Instagram pribadinya @is.yuniarto sembilan Avengers pembela bumi ini menjelma sosok-sosok berbeda. Baik nama, kostum sampai pada kisah mereka menjadi Adiwira Wilwatikta (Superhero Majapahit, red). Walaupun tentunya ciri khas para Avengers masih terlihat melekat kuat pada para Adiwita Wilwatikta ini.

Sebut saja Captain Amerika yang diubah oleh Is Yuniarto secara kreatif menjadi Senopati Satya Roja. Penampilannya tetap khas sang 'ketua' tim dalam Avengers. Kostum dan senjata perisai bajanya masih melekat, walaupun telah mengalami perubahan yang disesuaikan dengan era Majapahit.


Dalam postingannya, Is menyertakan sedikit kisah dari Senopati Satya Roja. Dia menuliskan, "Senopati Satya Roja termasuk prajurit yang mendampingi Raden Wijaya sejak Wilwatikta didirikan. Suatu saat ketika mengejar musuh, Satya Roja terkena jurus tapak beracun dari gembong pemberontak Tengkorak Abang. Ia terjatuh ke kawah Gunung Wilis, dan tubuhnya membeku seperti batu. 70 tahun kemudian efek racun sirna, dan Satya Roja kembali menyandang perisai Surya Wilwatikta bercorak Panji kerajaan merah putih untuk mengabdi pada keturunan Raden Wijaya, yaitu Sang Rajasanegara Hayam Wuruk,".

Begitulah deskripsi sang Captain Amerika yang telah berubah wujud menjadi Senopati Satya Roja. Bagi para penggemar Avengers tentunya tidak asing dengan deskripsi tersebut. Karena peristiwa itu pun terjadi pada Sang Captain Amerika dalam filmnya yang dibuat terpisah dari Avengers Universe.

Delapan Avengers lainnya pun dipermak oleh Is Yuniarto. Misalnya Hawkeye jadi Soca Dedali, jagoan memanah paling hebat di seluruh Nusantara.

Black Widow jadi Randa Ireng yang artinya Janda Hitam.

Black Panther dari Wakanda diadaptasi jadi Macan Wulung asal Papua. 

Thor sang Dewa Petir, di Indonesia zaman dahulu jadi Mpu Geledek.

Doctor Strange akhirnya jadi Maha Tabib Shuta Rangga.

Spider-Man juga berubah menjadi Kalangga.

Tentunya dengan deskripsi kecil asal usulnya seperti sang Satya Roja.

Ternyata, kreativitas Is itu membuat heboh dunia maya. Banyak warganet yang memberikan apresiasi serta memilih karakter Adiwira Wilwatikta favorite mereka. Saat Is memberikan caption dalam setiap garapannya dengan tulisan, "Who's Your Favorite Adiwira?"

@gregoriusario memilih Captain Amerika yang telah menjadi Senopati Satya Roja sebagai karakter Favorite terkeren dari 9 karakter Avengers tersebut. "Captain America eh Senopati Satya..." pilihnya.

Warganet lain memilih Wesi Jalma yang merupakan karakter Iron Man Avenger sebagai karakter paling keren. Wesi Jalma yang awalnya bernama Tosan Attarka merupakan saudagar kaya nan flamboyan dari kota Tuban. Sosok penggemar berbagai senjata dan baju zirah untuk sebuah penelitian militer kerajaan Majapahit. Senjata Wesi Jalma adalah meriam mini cetbang yang bertengger di tangannya.



Warganet lain ada yang memilih Hulk yang jadi Ra Bulus. Seorang sastrawan di istana Tumapel. Gegara membaca kitab terlarang Gamaraga, dirinya berubah menjadi raksasa hijau penuh amarah.


Sisanya kebingungan untuk menentukan pilihan dikarenakan 9 karakter Avengers yang berubah wujud jadi Adiwira Wilwatikta semuanya terbang keren. "Bagus semua jadi bingung..."tulis @fransamudi.

End of content

No more pages to load