Poster film Pocong The Origin, reinkarnasi dari film Pocong (2006). (Foto: istimewa)

Poster film Pocong The Origin, reinkarnasi dari film Pocong (2006). (Foto: istimewa)



MALANGTIMES - Masih ingatkah kamu mengenai kontroversi film Pocong (2006) yang dilarang beredar? Film tersebut tidak mendapatkan Surat Tanda Lolos Sensor (STLS) dari Lembaga Sensir Film (LSF).

Itulah kali pertama sebuah film ditolak oleh LSF pasca reformasi tahun 1998. Alasan penolakan terhadap film tersebut adalah adanya kekhawatiran bahwa film itu berpotensi untuk “membuka luka lama”.

Sang Sutradara, Rudi Soedjarwo kemudian membuat Pocong 2 yang berhasil dirilis pada 28 Desember 2006. Tentu saja judul film Pocong 2 ini aneh, mengingat prekuelnya tidak pernah beredar.

Nah, pada 18 April 2019 nanti, reinkarnasi dari film Pocong (2006) akan tayang di bioskop dengan judul Pocong The Origin. Film ini disutradarai oleh Monty Tiwa.

Lantas, apa alasan sebenarnya di balik dilarangnya peredaran film Pocong (2006)? Monty Tiwa yang juga merupakan penulis skenario film tersebut menjelaskan semuanya melalui thread di akun Twitternya.

Dijelaskan oleh Monty Tiwa, Film Pocong (2006) yang dilarang beredar sebetulnya sudah selesai shoot pada tahun 2005. Dan semestinya tayang di awal tahun 2006. "Namun dicekal LSF dan kami langsung buat sekuelnya di tahun yang sama. Ini menjadikan film Pocong 2 sebagai pertama dalam sejarah, sebuah sekuel tanpa ada film pendahulunya," jelasnya.

Sutradara film Keramat ini menyatakan, dirinya dipanggil oleh almarhumah Titie Said sebagai ketua LSF saat itu. Setelah diskusi alot selama 2 jam, mereka sepakat bahwa film tersebut bisa menimbulkan riak sosial politik yang dampaknya bisa berbahaya bagi para pembuatnya.

"Ada 5 point yang membuat film tersebut dilarang. Dan dalam versi 2019-nya, saya kompromi dan menghilangkan 2 point, yaitu backstory kerusuhan 98 (karna ini juga tahun politik) dan kekerasan yang brutal secara visual," paparnya.

Nah untuk 3 point yang dilarang, Monty Tiwa mencoba tetap mempertahankannya. Namun, usaha itu juga bukan tanpa risiko.

Diungkapkan olehnya, beberapa hari yang lalu sempat terjadi tarik ulur antara Parwez Starvision dengan pihak LSF. "Saya deg-degan. Apa film Pocong The Origin ini akan mengalami nasib yang sama?" ungkap dia.

Namun, dikatakan bahwa akhirnya perjuangan Parwez membuahkan hasil setelah diskusi alot dengan pihak LSF. "Setelah diskusi alot, Film Pocong The Origin, reinkarnasi dari film yang dulu dilarang beredar, akhirnya siap tayang. Terima kasih untuk semua pihak yang sudah membantu agar cerita yang tertunda ini berhasil rilis. Akhirnya," pungkasnya.

Official trailer Pocong The Origin bisa Anda tonton di bawah ini.

 

End of content

No more pages to load