Dibentuk jadi Replika Dinosaurus, Tempe Khas Desa Beji Kota Batu Berhasil Ukir Rekor Muri

Apr 06, 2019 18:04
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa memotong tempe, Sabtu (6/4/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa memotong tempe, Sabtu (6/4/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Lewat tempe khas Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu yang dibentuk menyerupai replika dinosaurus berhasil mengukir Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Sabtu (6/4/2019).

Rekor Muri itu langsung diberikan oleh Wakil Ketua Umum & Direktur MURI Aylawati Sarwono kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di area parkir Jawa Timur Park 3, Desa Beji, Kecamatan Junrejo.

Sebagai simbol rekor MURI itu Khofifah memotong tempe yang dibuat dengan replika dinosaurus. 

Pembuatan replika dinosaurus berukuran tinggi lima meter dan lebar tujuh meter yang terbuat dari tempe.

Tempe-tempe itu bentuk persegi seperti biasanya kemudian disusun menyerupai replika dinosaurus. 

Tempe-tempe itu merupakan hasil buatan masyarakat setempat. 

Warga di sana memang dikenal dengan home industri tempenya.

Proses pembuatan tempe dinosaurus ini sudah mulai dilakukan, Selasa (2/4/2019) lalu oleh masyarakat setempat. 

Sebab proses pembuatan tempe membutuhkan waktu cukup lama yakni 3-4 hari.

Agar tidak sampai terbuang percuma, replika dinosaurus itu dibagikan kepada pengunjung dan masyarakat yang melintas, termasuk juga wisatawan.

“Untuk membuat replika tempe dinosaurus tersebut dibutuhkan kurang lebih 12-15 orang,” ungkap dosen yang sebelumnya sukses mendampingi kelompok mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UMM “Guys Pro” menggarap Kampung Wisata Jodipan, Jamroji.

“Dan menghabiskan biaya hampir 20 juta rupiah untuk menyiapkan alat dan juga bahan yang diperlukan,” imbuhnya.

Ia menambahkan saat pengajuan pemecahan rekor MURI ini ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi. 

Rencana awal replika tempe dinosaurus itu akan diberi formalin dan hendak dipamerkan di Jawa Timur Park 3.

“Namun begitu, untuk kategori makanan, tempe yang dibuat replika disyaratkan untuk dikonsumsi dan tidak boleh tersisa,” tambahn Dosen lulusan Curtin University Australia ini.

Wakil Ketua Umum & Direktur MURI Aylawati Sarwono menambahkan, pemecahan rekor Muri ini merupakan pertama di Indonesia yakni replika dinosaurus menggunakan tempe.

“Rekor Muri ini sudah ada 9 ribu, dalam sebulan ada di puluhan lokasi. Maret ada 85 lokasi, Muri ini ada untuk memberikan penghargaan,” ucap Aylawati.

“Menggelorakan semangat kebanggaan nasional, sehingga di daerah berlomba-lomba berpacu meraih prestasi dan enggak mau kalah, di situ sangat menggembirakan,” terangnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa menambahkan, replika tempenosaurus itu membanggakan. Sebab memaksimalkan potensi yang dimiliki daerah.

“Semoga ini bisa menjadi pemicu masyarakat di daerah lain. Mengangkat potensi yang ada di daerah dimaksimalkan menjadi sebuah prestasi,” ucap Khofifah.

Topik
Berita Batutempe khas Desa BejiKota Batumenyerupai replika dinosaurusMuseum Rekor Dunia Indonesia (MURI)Wakil Ketua UmumMURI Aylawati SarwonoGubernur Jawa TimurKhofifah Indar Parawansa

Berita Lainnya

Berita

Terbaru