Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Wanawisata Alam di Kota Batu Tutup akibat Cuaca Ekstrem

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

28 - Jan - 2019, 18:46

Placeholder
Salah satu spot di area Taman Langit di Wanawisata Paralayang Gunung Banyak di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Wanawisata Paralayang Gunung Banyak di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, dan Gua Pandawa di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, terpaksa ditutup sementara.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Ditutupnya tempat wisata ini karena kondisi cuaca ekstrem. Yakni angin kencang dan hujan lebat yang terjadi di Kota Batu selama beberapa hari.

Kepala Wanawisata Paralayang Gunung Banyak Bambang Hariyanto mengatakan, sudah  tiga hari yang lalu terpaksa harus ditutup. Pihaknya tidak ingin mengambil risiko melihat kondisi angin yang kencang. Sebab, keselamatan pengunjung menjadi fokus utama tempat wisata ini. 

“Terpaksa kami tutup. Anginnya sangat kencang ditambah hujan lembat. Jadi, kami tidak ingin mengambil risiko,” ungkap Bambang.

Beberapa wahana seperti di Taman Langit saat hujan lebat disertai angin porak-poranda. Beberapa fasilitas terlihat rusak dan roboh.

“Iya beberapa hari yang lalu kondisi di Taman Langit memang porak-poranda. Tetapi sekarang sudah kembali seperti semula,” ujarnya, Senin (28/1/2019).

Selain itu, olahraga paralayang juga terpaksa ditutup karena memang keselamatan wisatawan menjadi faktor utama. “Olahraga paralayang juga kami tutup. Anginnya seperti ini. Kami  tidak mau ambil risiko juga,” ucap  bapak dua anak ini.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Ia menambahkan,  wanawisata ini merupakan wisata alam dengan banyak pepohonan. Terlebih di sana juga terdapat wisata Omah Kayu sehingga dalam kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk dibuka tempat wisata tersebut.

“Sampai hari ini (Senin) juga masih kami tutup karena cuacanya masih seperti ini. Masih belum tahu kapan kami akan buka,” ungkapnya.

Tidak hanya Wanawisata Paralayang Gunung Banyak. Gua Pandawa juga terpaksa ditutup. Tentunya untuk keselamatan para pengunjung.

“Iya kami tutup juga. Sejak angin kencang itu sampai sekarang, masih kami tutup. Dan nggak mau ambil risiko,” ucap ketua pengelola wanawisata Gua Pandawa, Rudiyanto.

Karena wisata tersebut mengandalkan alam, masih ditentukan kapan akan dibuka kembali. “Yang jelas kami akan buka kembali ketika kondisi cuacanya sudah aman kembali,” tandas Rudiyanto.  


Topik

Peristiwa berita-batu Wanawisata-Alam-di-Kota-Batu-Tutup-akibat-Cuaca-Ekstrem Rudiyanto



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni