Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

MIN 2 Kota Malang Jadi Ruang Belajar Nyata bagi Mahasiswa UIN Maliki Malang

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

14 - Jan - 2026, 12:59

Placeholder
Kepala MIN 2 Kota Malang, Nanang Sukmawan Setiabudi, S.Pd., M.Pd.I (tengah) menyambut kedatangan 12 mahasiswa FITK UIN Malang bersama para guru MIN 2 Kota Malang (ist)

JATIMTIMES - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Malang resmi menerima 12 mahasiswa Program Asistensi Mengajar (AM) dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, Selasa (14/1/2025). Program ini akan berlangsung selama empat bulan dan dirancang sebagai ruang praktik langsung bagi calon pendidik sebelum terjun sepenuhnya ke dunia sekolah.

Serah terima mahasiswa berlangsung di aula MIN 2 Kota Malang dan dihadiri pimpinan madrasah, guru pamong, serta perwakilan dari pihak kampus. 12 mahasiswa tersebut berasal dari tiga program studi, yakni Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Baca Juga : Menko AHY Sebut SMA Taruna Nusantara Jadi Wadah Wujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Kepala MIN 2 Kota Malang, Nanang Sukmawan Setiabudi, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan bahwa program Asistensi Mengajar bukan hanya sarana belajar bagi mahasiswa, tetapi juga momentum kolaborasi antargenerasi di ruang kelas.

“Perbedaan usia dan pengalaman antara guru pamong dan mahasiswa justru bisa menjadi kekuatan. Pengalaman guru pamong akan berpadu dengan semangat serta ide-ide segar dari mahasiswa,” ujarnya.

Menurut Nanang, sinergi tersebut diharapkan mampu memperkaya proses pembelajaran, baik dari sisi penguasaan materi maupun pengembangan media dan metode belajar yang lebih inovatif dan kontekstual bagi siswa.

Selama program berlangsung, mahasiswa akan didampingi tujuh guru pamong dan terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran di kelas II hingga kelas VI. Pendampingan ini bertujuan memastikan mahasiswa tidak hanya memahami teori mengajar, tetapi juga mampu membaca dinamika kelas secara nyata.

Dari pihak kampus, dosen pendamping Asistensi Mengajar, Maryam Faizah, M.Pd.I., menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama yang sehat antara mahasiswa dan pihak madrasah.

Baca Juga : Apakah Kampus Wajibkan Nilai TKA sebagai Syarat SNBP 2026? Ini Penjelasannya

“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh di MIN 2 Kota Malang akan menjadi bekal penting ketika kelak mereka benar-benar berperan sebagai guru,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sikap profesional, etika, dan kesiapan mental menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembelajaran di lapangan.

Program Asistensi Mengajar ini diharapkan memberi manfaat dua arah: mahasiswa memperoleh pengalaman autentik dunia pendidikan dasar, sementara MIN 2 Kota Malang mendapatkan dukungan tenaga dan gagasan baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.


Topik

Pendidikan min 2 kota malang uin malang lembaga pendidikan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri