Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Lingkungan

Cuaca Ekstrem Mengintai Jatim hingga 20 Januari 2026, Ini Daftar Wilayah Rawan

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

11 - Jan - 2026, 09:39

Placeholder
Ilustrasi cuca ekstrem angin. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur dalam periode 11–20 Januari 2026. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi.

Melalui unggahan resmi akun Instagram @infobmkgjuanda, BMKG menyebutkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es. Kondisi ini juga berisiko menimbulkan banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Minggu Pon 11 Januari 2026: Hati-Hati Saat Perjalanan Jauh

“Waspadai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (hujan sedang–lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es) pada periode 11–20 Januari 2026,” tulis BMKG Juanda dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).

BMKG Juanda mencatat sejumlah daerah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem tersebut. Wilayah yang masuk dalam peringatan dini antara lain Kabupaten Banyuwangi, Kota Batu, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember, Kota Kediri, Kabupaten Magetan, Kota Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kota Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Sampang, Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Tuban.

Selain itu, potensi serupa juga mengintai Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Madiun, Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Gresik, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, Kota Madiun, serta Kabupaten Pacitan.

BMKG menjelaskan, saat ini sebagian besar wilayah Jawa Timur telah memasuki puncak musim hujan. Dalam 10 hari ke depan, intensitas cuaca ekstrem diperkirakan akan meningkat dan berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

“Saat ini sebagian besar wilayah Jawa Timur telah memasuki puncak musim hujan. Diprakirakan dalam 10 hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” tulis BMKG Juanda.

BMKG mengungkapkan, kondisi ini dipicu oleh aktifnya monsun Asia, adanya pola pertemuan angin (konvergensi), serta gangguan gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang melintasi wilayah Jawa Timur.

Baca Juga : 7 Drama China Terbaru 2026 yang Siap Bikin Akhir Pekanmu Habis di Depan Layar

Tak hanya itu, suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih cukup hangat serta kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif.
“Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” lanjut keterangan BMKG.

BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca mendadak selama 10 hari ke depan. Wilayah dengan topografi curam, bergunung, atau bertebing diminta meningkatkan kewaspadaan karena berisiko tinggi terdampak bencana.

“Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang,” tulis BMKG Juanda.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI di laman resmi BMKG Juanda serta peringatan dini cuaca yang rutin disampaikan.


Topik

Lingkungan Bmkg bmkg Juanda ramalan cuaca



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya