Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

MTsN 2 Kota Malang Teguhkan Profesionalisme dan Integritas Tendik

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

29 - Nov - 2025, 19:44

Placeholder
Forum internal yang difokuskan untuk menguatkan kembali komitmen, menata kinerja, dan menyatukan arah layanan para tenaga kependidikan MTsN 2 Kota Malang (ist)

JATIMTIMES - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Malang menggelar sebuah forum internal yang difokuskan untuk menguatkan kembali komitmen, menata kinerja, dan menyatukan arah layanan para tenaga kependidikan. Kegiatan  yang dilaksanakan belum lama ini diaula madrasah, menjadi ruang reflektif bagi seluruh tendik untuk memastikan mutu pelayanan madrasah tetap solid, profesional, dan bergerak ke arah yang lebih maju.

Seluruh tendik hadir lengkap. Mereka duduk berbaur dengan para pimpinan madrasah, termasuk Kepala MTsN 2 Kota Malang, Mokhammad Amin Tohari, S.Ag., M.Pd.I., Kepala Tata Usaha Drs. Suharyono, serta KH. Nuril Asyhuri, pengasuh Pondok Pesantren Tholabie yang dikenal sebagai praktisi Psychotherapy Transpersonal. Agenda utamanya sederhana namun krusial, yakni mengokohkan komitmen bersama dan mengevaluasi kinerja, dua hal yang menjadi fondasi arah pelayanan pendidikan di madrasah itu.

Baca Juga : Ditutup Sebentar Lagi, Jangan Lupa Dukung Rizky Ridho di Puskas Award 2025

Dalam pengarahan yang lugas, Amin Tohari mengingatkan bahwa mutu sebuah madrasah tidak hanya diukur dari prestasi akademik siswa, tetapi dari kualitas layanan yang setiap hari dihadirkan para tenaga kependidikan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai ruang untuk menata ulang niat dan langkah. “Ini bukan acara seremonial. Ini saatnya kita berkaca, menyelaraskan kembali tujuan, dan menegaskan komitmen. Kepercayaan publik pada madrasah ini tumbuh karena kerja kolektif panjenengan semua,” tegasnya.

1

Ia menambahkan bahwa tenaga kependidikan kerap bekerja dalam senyap, namun menjadi tulang punggung berjalannya sistem pendidikan. “Guru memang di garis depan pembelajaran, tapi tendiklah yang memastikan roda madrasah tetap stabil. Dedikasi panjenengan itu yang menjaga ritme,” ujarnya memberi penegasan.

Suasana kegiatan makin hangat ketika KH. Nuril Asyhuri menyampaikan materi penguatan mental dan spiritual. Melalui ungkapan yang jernih, ia mengajak para peserta bekerja dengan jiwa yang lapang. “Jalankan amanah ini dengan hati yang senang. Jika rasa syukur hadir, perbesar. Jika keluhan datang, kecilkan. Biar hati tetap selaras,” tutur beliau. Pesan itu meluncur pelan namun menyentuh, menawarkan energi baru untuk membangun lingkungan kerja yang lebih harmonis dan penuh keikhlasan.

Di akhir rangkaian, Amin menegaskan, bahwa kegiatan ini menjadi semacam penegasan ulang, bahwa MTsN 2 Kota Malang ingin para tenaga kependidikan terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, dan memperkuat budaya kolaboratif. Dengan visi itu, madrasah berharap bisa terus menghadirkan layanan pendidikan yang kompetitif dan bermakna bagi para siswanya, sebuah perjalanan yang lahir dari kerja kolektif, bukan satu-dua tangan saja.

 

 


Topik

Pendidikan mtsn 2 kota malang integritas tendik



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri