JATIMTIMES - Masyarakat Tulungagung dikejutkan dengan kabar seorang pelajar berusia 13 tahun asal Desa Rejotangan, Kecamatan Rejotangan terpeleset dan terjatuh sekitar 10 meter di Gunung Cemenung Tulungagung.
Berdasarkan keterangan Humas Polres Tulungagung pada Senin, 11 Agustus 2025, korban diketahui bernama Keisya Alvaro Prayogi (13), pelajar asal Desa Rejotangan, Kecamatan Rejotangan.
Baca Juga : Kisah Sehidup Semati Pasutri di Tulungagung, MD Bareng Tenggak Racun Tikus
Kejadian tersebut menimpa Keisya pada Minggu (10/8), bermula saat korban bersama tiga temannya, yakni Beryl, Baiq, dan Tristan, mendaki Gunung Cemenung. "Sekitar pukul 11.30 WIB, saat menuruni gunung, korban terpeleset dan terjatuh, mengakibatkan pusing, lemas, serta luka di bagian kepala dan lutut”, ujar Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi melalui Kasihumas Ipda Nanang.
Pelapor yang merupakan ayah korban mendapat kabar langsung dari anaknya melalui telepon. Ayah korban kemudian menghubungi perangkat Desa Tenggong untuk meminta bantuan. Pihak perangkat desa lantas berkoordinasi dengan Polsek Rejotangan dan Tim Damkar Tulungagung. “Sekitar pukul 13.30 WIB, petugas tiba di lokasi dan melakukan upaya evakuasi," jelasnya.
Korban berhasil dibawa turun pada pukul 13.45 WIB dari puncak dengan ketinggian 335 MDPL. Sekitar pukul 15.15 WIB, korban tiba di kaki gunung tersebut. Korban kemudian diserahkan kepada pihak RS Islam Madinah Ngunut untuk mendapat perawatan medis. "Korban diserahkan kepada pihak RS Islam Madinah Ngunut,” terangnya.
Pemeriksaan awal, korban mengalami luka babras pada lutut kanan. Selain itu, terdapat memar di kepala bagian belakang, hingga muntah-muntah lantaran pusing. “Saat pertama kali ditemukan, korban berada dalam posisi telentang, menggunakan celana pendek, dan dalam kondisi sadar meskipun lemas," ungkapnya.
Pihak tim medis menyatakan kondisi korban mulai membaik usai mendapat penanganan. Ipda Nanang dalam keterangannya menghimbau agar masyarakat yang melakukan aktivitas pendakian selalu memperhatikan kondisi fisik.
Baca Juga : Diduga Kerap Lakukan Pungli, Warga Mirigambar Tulungagung Demo Tuntut Mulyono Dipecat
Berdasarkan keterangan Pras (22) selaku warga sekitar yang sering melintas di jalan utama menuju Gunung Cemenung, dijelaskan bahwa akses jalan memang rusak. "Banyak lubang di jalan menuju Gunung Cemenung dengan kondisi berkelok, sehingga membahayakan pengendara," jelasnya.
Dia berharap agar akses jalan juga segera diperbaiki agar memudahkan dan memberikan kenyamanan kepada calon pendaki di Gunung Cemenung.
