JATIMTIMES - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena bediding atau cuaca dingin bakal berlangsung hingga Agustus 2025 mendatang.
Dalam kondisi itu, suhu udara yang lebih dingin dari biasanya juga menyelimuti Kota Batu. Suhu terendahnya diperkirakan mencapai 13,5 derajat celcius.
Baca Juga : Ramalan Zodiak 24 Juli 2025: Karisma Leo Bersinar, Rezeki Tak Terduga untuk Aries
Staf prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jatim di Malang Andang Kurniawan membenarkan. Bahkan, Kota Batu menjadi kota kedua yang memiliki ancaman suhu terendah di wilayah Jawa Timur setelah kawasan Bromo. Suhu di Bromo wilayah Probolinggo mencapai 5 derajat celcius.
"Batu menjadi yang kedua. Disusul kawasan Pasuruan, Probolinggo dan Kabupaten Malang," ungkapnya.
Andang menyebut auhu di Kota Batu sudah mengalami kenaikan sejak kemarin. Terukur rata-rata 19-20 derajat celcius karena kondisi awan bertambah cukup banyak. Setelah sebelumnya menyentuh 15-17 derajat celsius.
Namun, kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama. Andang memprediksi kenaikan suhu hanya akan berlangsung hingga hari ini, Kamis (24/7/2025).
Dikatakannya, beberapa faktor menjadi pemicu terjadinya fenomena bediding. Mulai dari angin muson Australia yang membawa udara dingin dan kering ke area Jawa Timur. Kemudian langit cerah dan minim awan membuat panas permukaan bumi cepat terlepas ke atmosfer.
"Soal jarak antara m⅔atahari dan Bumi saya kira tidak memiliki pengaruh signifikan," bebernya.
Baca Juga : Heboh Gerhana Matahari 2 Agustus, Benarkah Terjadi Tahun Ini?
Ia mewanti-wanti, pada akhir Juli ini, hingga 16 hari ke depan di pertengahan Agustus akan mulai rendah, atau akan kembali lebih dingin dari biasa. "Artinya, estimasi cuaca dingin berlangsung hingga tanggal 8 Agustus mendatang," ucap dia.
BMKG bahkan memprediksi akan lebih dingin dari sebelum-sebelumnya. Sementara mengenai kondisi curah hujan, Andang belum bisa memprediksi.
Dengan fenomena itu, Andang tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada selama menghadapi fenomena bediding. Dimulai dengan memakai pakaian hangat selama suhu terasa dingin. "Apalagi kondisi rentan terhadap penyakit seperti flu dan batuk," imbuh dia.
