Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Kalender Jawa Rabu Legi 23 Juli 2025: Watak Weton, Rezeki, Jodoh dan Pantangan

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

23 - Jul - 2025, 06:14

Placeholder
Kalender Juli 2025. (Foto: Enkosa)

JATIMTIMES - Hari ini, Rabu (23/7/2025) bertepatan dengan pasaran Legi dalam penanggalan Jawa. Dalam hitungan kalender Jawa, tanggal hari ini jatuh pada 27 Sura 1959 Tahun Dal dan berada di Wuku Prangbakat. Weton hari ini adalah Rabu Legi dengan jumlah neptu 12 (Rabu = 7, Legi = 5).

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton juga dipercaya menggambarkan karakter, nasib, rezeki, hingga pantangan yang harus dihindari. Berikut ini ulasan tentang weton Rabu Legi dalam Wuku Prangbakat menurut primbon Jawa.

Baca Juga : Serahkan Rancangan Perubahan APBD 2025, Bupati Tulungagung: Fokuskan Anggaran Strategis untuk Kesejahteraan Rakyat

Orang yang lahir pada weton Rabu Legi dikenal memiliki sifat yang cenderung kaku hatinya namun pekerja keras. Mereka tidak mudah ragu, cekatan dalam bertindak, dan dikenal sebagai pribadi yang pemalu. Karakter ini dilambangkan dalam Wuku Prangbakat oleh dewa RĂªsi Warabisma.

Perkataan Rabu Legi umumnya merendah di awal, namun bisa berubah keras di belakang. Ini menunjukkan kecenderungan untuk tidak langsung menunjukkan sikap aslinya dan cenderung menyimpan pendapat hingga waktu yang tepat.

Rabu Legi juga digambarkan memiliki kepribadian yang kuat layaknya pohon tirisan atau kelapa, artinya tahan lama dan cukup dalam hal sandang serta pangan. Mereka memiliki kekuatan dalam berkata-kata, sekaligus tahan banting dalam menghadapi berbagai situasi hidup.

Wuku Prangbakat adalah wuku ke-10 dalam kalender Jawa dan memiliki simbol burung Urang-urangan. Burung ini melambangkan sifat pelit namun gesit dalam bekerja. Ini sejalan dengan karakter Rabu Legi yang cenderung berhati-hati dalam pengeluaran, namun sangat efisien dalam menyelesaikan pekerjaan.

Selain itu, Wuku ini juga dilambangkan seperti besi purasani, logam berat yang kuat, pemalu, namun tangguh dan suka menuntut ilmu. Dalam dunia spiritual, pemilik weton ini digambarkan memiliki hati yang suci dan semangat belajar yang tinggi.

Namun, Rabu Legi juga perlu mewaspadai karakter negatif seperti mudah tertipu atau dibohongi, sebagaimana simbol pohon beringin yang patah tertiup angin dalam lambang Wuku Prangbakat. Ini menandakan pentingnya kehati-hatian dalam menjalin relasi, terutama dengan orang baru.

Secara umum, pemilik weton Rabu Legi memiliki rezeki yang cenderung stabil. Mereka mampu memenuhi kebutuhan hidup secara layak dan tidak kekurangan dalam hal materi. Namun, disarankan untuk mengelola keuangan dengan bijak agar tidak jatuh pada sisi pelit yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Dengan karakter pekerja keras dan cekatan, Rabu Legi cocok berkecimpung di bidang pekerjaan yang membutuhkan ketelitian dan konsistensi tinggi. Beberapa profesi yang sesuai antara lain peneliti, guru, teknisi, penulis, atau pekerjaan lain yang menuntut keseriusan dan ketekunan.

Baca Juga : Tak Hanya Masyarakat Umum, Polisi di Malang Turut Jadi Sasaran Pemeriksaan Operasi Patuh Semeru

Rabu Legi juga dikenal sebagai pribadi yang tahan banting dan tidak mudah menyerah. Ini membuat mereka cocok menjadi wirausahawan yang tangguh dalam menghadapi dinamika pasar.

Weton Rabu Legi dengan neptu 12 memiliki kecocokan jodoh dengan pasangan yang memiliki jumlah neptu tertentu untuk menciptakan keseimbangan dalam rumah tangga. Dalam perhitungan Jawa, neptu 12 akan harmonis bila dipasangkan dengan neptu 9, 13, atau 18. 

Menurut primbon, hari ini berada dalam masa Wuku Prangbakat yang memiliki beberapa pantangan. Selama tujuh hari ke depan, disarankan untuk tidak melakukan aktivitas seperti menggali tanah, membongkar bangunan, atau melakukan aktivitas yang berpindah dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah.

Hari ini juga tidak dianggap baik untuk bepergian jauh. Jika memaksakan diri, dikhawatirkan perjalanan akan terhenti di tengah jalan atau mengalami kendala karena ringkel jalma, istilah Jawa yang merujuk pada kondisi mudah terserang penyakit atau gangguan fisik.

Sebaliknya, hari ini baik digunakan untuk kegiatan panen buah-buahan atau aktivitas yang berkaitan dengan hasil bumi. Ini menjadi momentum tepat untuk memetik hasil dari kerja keras sebelumnya.

Bagi yang ingin melakukan aktivitas spiritual, hari ini cocok dimanfaatkan untuk introspeksi diri, memperkuat spiritualitas, atau memperdalam ilmu. Momen ini bisa digunakan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperbaiki visi hidup ke depan.


Topik

Serba Serbi Weton kalender Jawa karakter jodoh rezeki



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy