MALANGTIMES - Jelang liburan akhir tahun, tempat wisata di Kota Batu terus berbenah menyuguhkan wisata yang menarik dan nyaman.
Bukan hanya sekadar menyuguhkan tempat wisatanya saja, tetapi tempat kuliner yang dipastikan akan melengkapi kehangatan berwisata di Batu.
Baca Juga : Usul Pemakaman Nakes Covid-19 di TMP & Anugerah Bintang Jasa Berujung Bully untuk Ganjar
Seperti halnya di Taman Langit Wana Wisata Paralayang Gunung Banyak Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu.
Meskipun baru mengembangkan Taman Langit selama satu tahun, kini di dalamnya terus dikembangkan tempat kuliner.
Namanya Cangkruk Manuk tepat berada di tengah Taman Langit.
Bangunan yang dibuat dikonsep perpaduan bangunan Indonesia dan Eropa itu menyuguhkan pemandangan yang luar biasa.
Ada pemandangan perbukitan, dengan tepat di depan mata banyak pepohonan ditambah hawa dingin menyelimuti area ini.

Bahkan saat hujan reda, dengan cepat tertutup oleh kabut.
“Tempat kuliner ini sebagai salah satu fasilitas yang kami suguhkan kepada wisatawan di tengah-tengah area hutan dengan menikmati suguhan kuliner nuansa tradisional,” ungkap Bambang Hariyanto, Kepala Wana Wisata Paralayang Gunung Banyak.
Selain tempatnya yang unik perpaduan tradisonal dan modern itu, kuliner yang disuguhkan juga demikian.
Kuliner yang disuguhkan makanan tradisional seperti polo pendem. Termasuk makanan tradisional Jawa seperti umbi-umbian. Juga polo gembrandul seperti labu, pisang, dan sebagainya.
“Meskipun berbau tradisional tetapi kami olah secara modern. Dan memang kuliner ini kami suguhkan secara khusus dari resep chef dari hotel. Dan harganya mulai Rp 5 ribu sampai termahal Rp 25 ribu,” imbuhnya, Minggu (2/12/2018).

Dan nama-nama yang disuguhkannya pun cukup unik, seperti makanan Tetukur kepanjangan dari tapeku rasa syukur dari bahan utama tape.
Selain makanan yang khas disuguhkan juga kopi koplak.
“Kopi ini difermentasi selama seminggu. Proses fermentasi ini sejak dari buahnya, dan kopi yang kita pakai dari Dampit dan Pujon, kopi robusta dan arabika,” jelas Bambang.
Menurutnya, hadirnya Cangkruk Manuk ini untuk menyambut para wisatawan yang sudah memiliki planning ke Taman Langit. Juga tidak perlu khawatir saat berada di dalam wisata merasa lapar.
Baca Juga : Usul Pemakaman Nakes Covid-19 di TMP & Anugerah Bintang Jasa Berujung Bully untuk Ganjar
Sedangkan Taman Langit ini merupakan tempat wisata dengan menyuguhkan spot swafoto replika patung yag terbuat dari kawat berukuran tebal dibentuk peri. Juga terdapat beragam jenis bunga.
Selain itu di sana juga terdapat angsa raksasa seperti di negeri dongeng.
Di lokasi taman langit dilengkapi berbagai fasilitas menunjang bagi wisatawan. Seperti pedestrian, shelter dan spot swafoto. Lalu ada toilet serta cottage.
Terpisah Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono menjelaskan, menyambut liburan akhir tahun memang banyak tempat wisata di Kota Batu menyuguhkan yang terbaik. Tentunya agar wisatawan tertarik untuk datang ke tempat wisata tersebut.
“Semua tempat wisata di Kota Batu terus berlomba menyuguhkan yang terbaik dan berbeda. Supaya jadi jujukan wisatawan,” jelas Imam.
