JATIMTIMES - Paus Leo XIV resmi dinobatkan menjadi Paus ke-267 yang memimpin Gereja Katolik dunia dan kepala negara Vatikan, Minggu (18/5) siang waktu setempat atau 15.00 WIB.
Paus Leo XIV menggantikan Paus Fransiskus yang meninggal dunia pada 21 April. Paus Leo terpilih pada 8 Mei setelah konklaf. Paus berusia 69 tahun ini merupakan orang Amerika pertama yang memimpin umat Katolik dunia.
Baca Juga : Update Kecelakaan di Jurang Poncokusumo: Sopir Mengantuk, 1 Wisatawan Bromo Meninggal
Dalam misa pelantikan ini, Paus Leo XIV menerima pallium kepausan yang terbuat dari bulu domba, serta menerima cincin nelayan bergambar Santo Petrus yang dipakai di jari manis kanan.
Dalam homili atau khotbahnya, Paus Leo XIV menyampaikan khotbah dalam bahasa Italia, Paus juga menyerukan terwujudnya Gereja yang bersatu.
Ia menegaskan, Gereja itu akan menyambut semua pihak, memiliki nilai keragaman, dan menolak kebencian serta perpecahan. Paus Leo XIV juga mengutip tugas Santo Petrus untuk lebih mengasihi.
"Di zaman kita, kita masih melihat terlalu banyak perselisihan, terlalu banyak luka yang disebabkan kebencian, kekerasan, prasangka, ketakutan akan perbedaan, serta paradigma ekonomi yang mengeksploitasi sumber daya Bumi dan meminggirkan yang termiskin,” katanya dalam khotbahnya, dikutip dari NBC News.
Ia pun menyerukan terciptanya dunia yang damai. "Inilah semangat misionaris yang harus menggerakkan kita. Tidak menutup diri dalam kelompok-kelompok kecil, atau merasa unggul dari dunia,” katanya.
Baca Juga : Seragam Gratis Siswa Baru Direalisasikan, Pemkot Malang Siapkan Rp 6 Miliar
Misa pelantikan Paus Leo XIV ini dihadiri oleh sejumlah kepala negara. Di antaranya adalah Wakil Presiden AS JD Vance, Raja Philippe dari Belgia, Raja Felipe VI dari Spanyol, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Tampak pula ratusan ribu orang yang menyaksikan pelantikan Paus Leo XIV di Basilika Santo Petrus.
