JATIMTIMES - Kota Malang terus berproses untuk menjadi kota pembuka gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025. Sejumlah persiapan telah dilakukan. Mulai dari berkoordinasi dengan stakeholder terkait hingga kesiapan untuk menggelar opening ceremony.
Sekretaris KONI Kota Malang, Joko Purwosusanto mengatakan bahwa persiapan pembukaan Porprov IX Jatim 2025 telah dibicarakan secara matang. Baru-baru ini, sejumlah pimpinan KONI Kota Malang dipanggil KONI Provinsi Jatim untuk melakukan rapat koordinasi persiapan pembukaan.
Baca Juga : Chelsea Masih Punya Harapan Liga Champions Berkat Gol Marc Cucurella
Rapat koordinasi itu melibatkan tiga wilayah yakni Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu. Disitu, mulai dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga masing-masing wilayah, Ketua KONI masing-masing wilayah dan pejabat terkait dilingkungan Pemprov Jatim membahas segala kesiapan pembukaan Porprov.
“Persiapan pembukaan Porprov, saya dan perwakilan pengurus KONI beberapa hari lalu diundang ke KONI Provinsi untuk persiapan pembukaan Porprov IX di Stadion Gajayana,” ungkap Joko kepada JatimTIMES, Sabtu (17/5/2025).
Joko menyebut, sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemprov Jatim akan menghadiri langsung opening ceremony Porprov IX Jatim 2025 nanti. Hal itu menjadi nilai tambah tersendiri bagi Kota Malang sebagai kota yang ditunjuk untuk menjadi tuan rumah pembukaan. “Rencananya dihadiri oleh Gubernur Jatim, Bupati dan Walikota se Jatim, KONI se Jatim dan tentunya cabor yang mengikuti Porprov,” ungkap Joko.
Selain itu, rencananya pada pembukaan Porprov IX Jatim 2025 akan dihibur oleh sejumlah artis Jawa Timur. Seperti Gildcoustic, Arlida Putri, Cak Percil cs, Cak Sodiq hingga Vinoqi Entertainment.
Joko menjelaskan akan ada hal yang berbeda ketika pembukaan Porprov IX Jatim 2025 di Stadion Gajayana nanti. Jika pada pembukaan Porprov sebelumnya atlet berdiri, di Kota Malang, atlet akan diberi tempat duduk.
Baca Juga : Sejahterakan Petani Kediri ,Bupati Dhito Teken Kerjasama dengan Pemprov DKI
“Untuk kota dan kabupaten di luar tuan rumah, akan diberikan kuota dalam devile 25. Khusus untuk tuan rumah diberikan kuota 50 atlet. Untuk devile sendiri nanti juga disiapkan kursi, jadi peserta tidak berdiri. Karena kami ingin atlet tetap bugar,” beber Joko.
Sebagimana diketahui saat ini Stadion Gajayana masih dalam tahap finalisasi perbaikan. Hal itu untuk menunjang pembukaan Porprov IX Jatim 2025.
