JATIMTIMES - Bupati Jombang Warsubi meluncurkan 4 program unggulannya sebagai akselerasi 100 hari kerja. Program yang diluncurkan tersebut disebut-sebut menjawab kebutuhan masyarakat.
Empat program yang diluncurkan Warsubi adalah Wifi Rakyat, Tim Mandor Jalan dan Tim Normalisasi Saluran, Jombang Berdayakan Peternak Rakyat, dan Gerakan Satu Pernikahan Satu Pohon Lestari. Program unggulan ini diluncurkan di Taman Kebon Ratu, Jumat (16/05/2025).
Baca Juga : Sentot Alibasyah Prawirodirdjo: Senopati Diponegoro yang Lahir dari Bara Api Revolusi
Program unggulan itu disebut Warsubi menjawan kebutuhan warga Jombang. Seperti program 'Wifi Rakyat' hadir sebagai upaya membuka akses digital yang merata bagi seluruh masyarakat. Layanan internet gratis ini akan tersedia di 306 desa dan kelurahan serta 6 taman kota di Kabupaten Jombang.
Kemudian, program 'Tim Mandor Jalan' dibuat untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan di wilayah Jombang. Hingga saat ini, tim telah menangani 124 ruas jalan kabupaten sepanjang 38,563 km dan menyelesaikan dua proyek penting yaitu peningkatan ruas jalan Blimbing–Gudo dan Mojoagung–Mojoduwur.
Begitu juga dengan program 'Jombang Berdayakan Peternak Rakyat'. Program ini merupakan bentuk dukungan kepada sektor peternakan rakyat sebagai salah satu kekuatan ekonomi desa. Hibah uang telah disalurkan kepada 64 kelompok ternak di 55 desa pada 16 kecamatan.
Selanjutnya, 'Gerakan Satu Pernikahan Satu Pohon Lestari (Jombang Lestari)' merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Jombang dan Kementerian Agama. Program ini mengajak pasangan pengantin untuk turut serta menjaga lingkungan dengan menanam pohon pada momen pernikahan para mempelai.
"Peluncuran keempat program ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat sekaligus wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua," kata Warsubi kepada JatimTimes, Jumat (16/05/2025).
Baca Juga : Bersiap Menapaki Karir, 244 Lulusan Unikama Dapat Pesan Mendalam dari Rektor
Bupati berharap agar keempat program yang diluncurkan ini tidak hanya menjadi acara seremonial. Melainkan, benar-benar menjadi gerakan bersama yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
"Saya berharap agar apa yang kita mulai hari ini tidak hanya menjadi acara simbolis atau seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama yang berdampak langsung bagi masyarakat. Mari kita jaga semangat ini, kita kawal implementasinya, dan kita pastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh warga Jombang," pungkasnya.(*)
