JATIMTIMES - Lendir siput kerap digunakan sebagai bahan dasar produk perawatan kulit. Namun baru-baru ini hewan siput langsung dijadikan alat perawatan yang dikenal sebagai terapi siput.
Dari video yang diunggah di sosial media, terlihat sejumlah siput diletakkan pada bagian wajah. Siput yang digunakan pun masih hidup, sehingga terlihat bergerak pada area wajah.
Baca Juga : Psikolog Ungkap Profesi Guru dan Profesional Rentan Stres
Doktee kecantikan dr Eklendro Youns Yohanes Senduk menanggapi perawatan yang sedang ramai tersebut. Pria yang akrab disapa dokter Ekles itu mengatakan, menurut penelitian dan jurnal tertentu, lendir siput mengandung antioksidan tertentu dan mengandung asam hyaluronic.
Ya lendir siput, mengandung antioksidan alami yang dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Sedangkan asam hyaluronic pada lendir siput diklaim mampu melembabkan kulit dengan baik.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asam hialuronat efektif dalam mengikat atau mengunci air di permukaan kulit, sehingga kulit pun tetap terhidrasi dan terjaga kelembapannya.
“Kita tahu bersama-kan antioksidan bagus banget untuk kulit. Asam hyaluronic bagus banget untuk melembabkan kulit. Tapi setelah dokter mencari literatur-literatur tertentu, belum ada penelitian lebih lanjut mengenai hal ini,” ungkap dokter Ekles.
Karena itu, dokter Ekles tidak menyarankan untuk melakukan terapi siput. “Jadi, saran dokter Ekles, kalau mau terapi siput secara langsung, mungkin tidak disarankan,” ujar dokter Ekles.
Alasannya, saat meletakkan siput secara langsung pada wajah, tidak bisa menjamin kebersihannya. Kemungkinan masih terdapat bakteri pada siput.
Baca Juga : Dokter Ungkap Penyebab Ileran saat Tidur, Bukan Karena Kelelahan
“Nanti bukan mau bagus wajahnya, malah terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” imbuh dokter Ekles dikutip Rabu (7/5/2025).
Dokter Ekles pun menyarankan lebih baik menggunakan skincare yang mengandung kandungan yang sama dengan lendir siput. Yakni mengandung antioksidan dan asam hyaluronic.
“Ada banyak produk skincare yang mengandung antioksidan, asam hyaluronic yang sudah diproses dan higienitasnya terjaga. Lebih cara kandungan tersebut,” tutup dokter Ekles.
