JATIMTIMES - Peristiwa kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Talangsuko, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Rabu (30/4/2025). Pada insiden tersebut, menewaskan seorang pengendara motor dan mengakibatkan seorang pelajar mengalami luka-luka.
Data kepolisian mengungkapkan, identitas korban meninggal berinisial WF yang merupakan seorang wanita berusia 45 tahun. Pada saat kejadian, korban yang merupakan warga Desa Kidangbang, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang tersebut, sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi (nopol) N 3201 HHJ.
Baca Juga : Kenali Penyebab Pusing dan Sakit Kepala pada Anak, PAFI Berikan Solusi Pengobatan
"Korban mengalami luka benturan pada bagian kepala dan meninggal dunia di TKP (Tempat Kejadian Perkara)," ujar Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoiruddin, Rabu (30/4/2025).
Sementara satu korban lainnya berinisial MA asal Desa Talangsuko, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Korban yang kini berusia 18 tahun tersebut masih berstatus sebagai pelajar. Yakni siswa kelas XI pada salah satu SMA Negeri di Kecamatan Turen.
Pada saat kejadian, pelajar belasan tahun tersebut sedang mengendarai sepeda motor Honda Karisma nopol N 6234 EEB. "Pengendara motor Karisma tersebut mengalami luka benturan pada bagian kepala dan telah dirawat di RSU (Rumah Sakit Umum) Pindad Turen," terang Samsul.
Kronologi bermula saat pengendara sepeda motor Beat melaju dari arah utara dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, pada saat melintasi jalan simpang tiga, pengendara sepeda motor Beat tersebut menyebrang jalan.
Di sisi lain, pada saat yang bersamaan, yaitu dari arah barat juga melaju kendaraan sepeda motor Karisma. "Karena jarak yang sudah dekat mengakibatkan kedua pengendara tidak dapat menguasai laju kendaraannya. Hingga akhirnya terjadi tabrak samping sebelah kanan," terang Samsul.
Baca Juga : Kenali Penyebab Panas Dalam pada Anak, PAFI Berikan Solusi Pengobatan
Usai kejadian tersebut, pengendara sepeda motor Beat dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. "Jenazah korban kemudian dimintakan visum ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kanjuruhan, Kepanjen," ujarnya.
Samsul menyebut, hingga kini peristiwa kecelakaan maut tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Kedua kendaraan yang mengalami kerusakan juga telah diamankan petugas guna kepentingan penyelidikan.
"Faktor yang mempengaruhi kecelakaan diduga karena faktor manusia. Pengendara sepeda motor Beat kurang berhati-hati saat mengendarai kendaraannya," pungkasnya.
