JATIMTIMES - Waktu terbaik untuk melakukan perjalanan mudik sering kali menjadi topik yang menarik dibahas. Biasanya, pemudik memiliki langkah berbeda saat menentukan waktu perjalanan.
Ada pemudik memilih waktu pagi hingga siang hari untuk melakukan perjalanan, ada pula pemudik yang menganggap malam hari sebagai waktu terbaik untuk melakukan perjalanan.
Baca Juga : Jelang Lebaran, PKS Jatim ajak Puluhan Anak Yatim dan Duafa Beli Baju di Mall
Lantas, diantara waktu tersebut kapan waktu yang terbaik untuk berangkat mudik? Ini saran dokter.
Mengenai hal ini, praktisi kesehatan tidur, dr Daniel Thomas Suryadisastra, SpN, RPSGT memilih mudik di siang hari atau malam hari sebenarnya keduanya merupakan waktu yang baik. Hanya saja, ini harus disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing pemudik.
"Tergantung kondisi individu masing-masing. Kalau memang dia fit, istirahat cukup, aman sih pilih siang atau malam hari," kata dr Daniel, dikutip dari detikcom, Senin (24/3).
dr. Daniel menuturkan, salah satu tantangan dalam perjalanan jarak jauh seperti mudik, baik di siang dan malam hari adalah rasa kantuk. Kondisi ini bahkan seringkali menjadi penyebab dari kecelakaan, sehingga ini wajib disesuaikan oleh para pemudik.
"Hindari (perjalanan jauh) untuk orang yang kelelahan fisik berlebihan, yang kurang tidur, tidurnya tidak berkualitas, atau memang dia yang gampang tertidur sehari-hari gampang ngantuk," katanya.
"Jadi hindari dulu untuk nyetir dalam jangka waktu yang panjang," lanjutnya.
Baca Juga : Kisah Sufyan Ats-Tsauri: Teladan Zuhud, Keberanian, dan Keteguhan dalam Menegakkan Kebenaran
Lebih lanjut, dr. Daniel mengatakan jika rasa lelah yang dirasakan saat mudik adalah wajar. Jika pemudik tidak memiliki sopir cadangan, dirinya menyarankan untuk berhenti sejenak dan melakukan power nap. Ini cocok bagi pemudik yang tidak memiliki banyak waktu untuk tidur.
"Sebenarnya yang dibutuhkan waktu untuk tidur itu 7-8 jam ya. Tapi ada yang namanya teknik power nap, jadi dia beristirahat jangan terlalu lama cukup 30 menit saja. Jadi itu bukan untuk tidur panjang," kata dr. Daniel.
"Bisa 10 sampai 20 menit dan biasanya itu cukup untuk bikin bugar. Untuk mengistirahatkan otak juga biar nggak stres," tutupnya.
