Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Agama

Hukum Berbohong Saat Puasa, Apakah Bisa Sampai Membatalkannya? 

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

16 - Mar - 2025, 11:32

Placeholder
Ilustrasi berbohong. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Berbohong adalah perbuatan yang tercela di dalam Islam. Allah SWT sangat membenci pendusta dan menyiapkan hukuman kelak di hari kiamat bagi kaum yang berbohong.

Di tengah bulan Ramadan ini, banyak umat Islam yang bertanya apakah berbohong dapat membatalkan puasa?

Berbohong Saat Puasa Menurut Hukum Islam

Baca Juga : Cocok Jadi Camilan Buka Puasa atau Sajian Lebaran, ini Cara Membuat Kue Carabikang Mekar Manis Legit 

Mengenai hal itu, Ustaz Tajul Muluk pernah memberi penjelasan terkait hal tersebut dalam program Tanya Ustaz yang tayang di kanal YouTube Tribunnews.

Ustaz Tajul Muluk menjelaskan, jika berbohong saat Ramadan tidak membatalkan puasa. Namun, ia menyebut bahwa berbohong dapat mengurangi pahala saat berpuasa.

"Kalau berbohong yang batal bukan puasanya, tapi itu batal pahalanya," kata Ustaz Tajul, dikutip Minggu (16/3/2025).

Ia kemudian menjelaskan bahwa orang yang berbohong saat puasa sama halnya dengan mendapatkan lapar dan haus saja.

Sedangkan untuk pahala dan berkah di dalamnya, orang tersebut tak mendapatkannya. Ini sama halnya dengan orang yang melakukan salat malam, namun hanya mendapatkan rasa kantuk saja.

Penjelasan serupa pun dikemukakan Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr H Syamsul Hidayat.

Mengutip dari Kompas, Dr. H. Syamsul Hidayat mengatakan, berbohong di bulan Ramadan tidak membatalkan puasa. Namun, hal itu dapat mengurangi pahala dari puasa yang sedang dijalankannya.

"Berbohong tidak membatalkan tapi akan mengurangi (pahala), bahkan menggerus nilai puasa hingga nol," kata Syamsul.

"Puasanya tetap sah tapi tak bernilai," imbuhnya.

Hal itu bahkan telah dijelaskan dalam hadis dari Rasulullah SAW berikut:

"Orang yang tidak menjauhi perkataan dusta dan mengamalkan dustanya, maka tak ada hajat bagi Allah untuk menilai puasanya meski ia bersusah payah seharian menjauhi makanan dan minuman," (HR. Bukhari).

Selain itu, Rasulullah SAW pernah bersabda:

Baca Juga : Baitul Muslimin Indonesia PDIP Jatim Bagikan Ratusan Paket Takjil dan Parsel ke Masyarakat

"Siapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan zur (dusta atau perkataan dan perbuatan bohong), maka Allah tidak berkepentingan sedikitpun terhadap puasanya," (HR. Al-Bukhari).

Meski tidak membatalkan puasa, namun berbohong tetap saja merupakan perbuatan yang tercela. Selain itu, puasa juga akan menjadi sia-sia apabila seseorang berbohong di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

Amalan yang dilakukan saat puasa

Daripada berbohong selama puasa Ramadan, ada baiknya sobat JatimTimes bisa melakukan ini saja agar mendapat pahala berlipat ganda:

- Memberi makan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa

- Banyak membaca Alquran dan mempelajarinya

- Tidak mengucapkan perkataan yang buruk

- Salat Tarawih di malam hari

- Banyak bersedekah

- I’tikaf.


Topik

Agama Puasa puasa ramadan ramadan berbohong



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni