JATIMTIMES - Selama menjalankan ibadah puasa, penting untuk tidak menyepelekan beberapa tanda-tanda pada tubuh. Terlebih saat berpuasa konsumi air minum berkurang, sehingga bisa rentan terhidrasi.
Ada cara mudah untuk mengetahui badan terhidrasi atau tidak. Hal itu sebagaiamana diutarakan oleh Medical Doctor & Skincare Expert, Yessica Tania. “Salah satu cara kamu tahu dehidrasi atau enggak itu dengan cara cubit kulit biasanya di punggung tangan kayak gini terus dilepas, nah kalau dia cepet baliknya itu berarti hidrasi kulitnya baik,” ucap perempuan yang akrab disapa dokter Zie ini.
Baca Juga : Viral Puluhan Napi Lapas Kutacane Aceh Kabur Bikin Warga Panik, Begini Kronologinya
Cara mengetahuinya saat kulit yang terhidrasi dengan baik akan segera kembali ke posisi semula. Sedangkan kulit yang dehidrasi akan kehilangan elastisitasnya dan akan tetap berada dalam posisi terjepit.
“Tapi kalau sebaliknya menjadi lambat seperti membekas dahulu itu berarti tubuhnya dehidrasi,” imbuh dokter Zie dikutip JatimTIMES, Selasa (11/3/2025).
Hanya saja, cara ini tidak bisa valid untuk semua orang apalagi yang usianya di atas 60 tahun. Cara ini hanya bisa valid untuk usia muda. “Kenapa karena kalau sudah tua elatisitas kulit berkurang jadi itu seperti bias. Ini adalah cara yang paling simpel kalau misalnya anak jarang minum, muntah, diare,” ujar dokter Zie.
Dokter Zie pun menyarankan agar tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa, agar setiap mengonsumsi air putih dengan metode 2-4-2. Yakni minum 2 gelas air putih saat berbuka puasa, 4 gelas air putih pada malam hari sampai sebelum tidur, serta 2 gelas air putih saat sahur.
Selain minum air putih, memenuhi kebutuhan cairan tubuh juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi buah yang mengandung banyak air. Seperti melon dan semangka saat sahur maupun berbuka puasa.
Baca Juga : Hati-hati, Tindakan Medis Seperti ini Bisa Batalkan Puasa
Selain itu bisa mengonsumsi suplemen atau makanan yang kaya vitamin E, seperti sayuran hijau, alpukat, dan kacang-kacangan untuk menjaga kesehatan kulit.
Hindari juga konsumsi kafein secara berlebihan yang terkandung pada beberapa makanan dan minuman, seperti teh maupun kopi. Pasalnya, zat ini memiliki efek diuretik yang bisa mengeluarkan cairan dari tubuh, sehingga berisiko menyebabkan dehidrasi apabila dikonsumsi saat puasa.
