JATIMTIMES - Pawai Budaya Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung benar-benar spektakuler. Kegiatan yang memakan waktu sejak Sabtu siang hingga malam ini, menghadirkan karnaval alegori, pembangunan, Bhinneka, budaya dan puncaknya parade sound.
Kepala Desa Wates, Rudhianto yang memimpin langsung karnaval ini berada paling depan jenegan jeep merah dan berbusana adat. Sekretaris Desa Wates, Budiono disela acara mengatakan kekompakan kegiatan pawai budaya ini atas prakarsa Pemdes dan didukung penuh oleh seluruh elemen masyarakat.
Baca Juga : BMKG Update Gempa Kepulauan Seribu Jadi M 6,5, Getarannya Terasa hingga Malang
"Bahkan masing-masing lingkungan menggerakkan warganya untuk partisipasi baik sumberdaya partisipasi atau dana," kata Budiono, Sabtu (12/9/2026).
Tak tanggung-tanggung, kegiatan yang masih dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 ini, masyarakat secara sukarela iuran dan nominal yang didapatkan, konon mencapai ratusan juta rupiah.
"Jadi intinya warga bergerak dengan sukarela untuk memeriahkan jalannya Karnaval tahun ini," ujarnya.
Tercatat ada 30 sound dengan kapasitas besar turut dalam kegiatan pawai budaya ini. Selain itu, masing-masing akan diisi dengan tarian. Bahkan, ratusan dancer atau penari dari dalam dan luar kota Tulungagung turut menyemarakkan jalannya kegiatan ini.
Lanjut Budi, kegiatan ini tidak hanya pawai sound dan tarian belaka. Mulai siang, arak-arakan pawai budaya mengular panjang seperti tiada habisnya. Selain Pemdes Wates dan warga, pawai juga diikuti oleh sejumlah siswa dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SLTA. Ada dua dusun yang ikut dalam kegiatan ini yaitu Duwet dan Nglegok yang masing-masing berlomba menampilkan barisan terbaiknya.
Baca Juga : 4 Kali Bakar Kawasan Taman Nasional Baluran, Seorang Pria Ditangkap, Gakkum Kehutanan: Motif Masih Didalami
"Jauh hari sudah kita lakukan persiapan, mulai pembentukan panitia dan jalannya atau roundown acara. Bagi masyarakat atau pemirsa yang hadir semoga bisa menikmati acara ini dan bagi pengguna jalan, sementara waktu kita alihkan jalurnya," tuturnya.
Ia berterimakasih pada masyarakat desa Wates dan berbagai elemen atau sponsor pendukung yang telah terlibat baik langsung atau tidak langsung demi suksesnya penyelenggaraan karnaval budaya ini.
