JATIMTIMES - Jumlah wilayah terdampak kekeringan di Malang Selatan, Jawa Timur bertambah. Dari yang sebelumnya hanya dua desa, kini distribusi air bersih tanggap darurat bencana kekeringan menyasar tiga wilayah di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan menyebut, penambahan jumlah wilayah terdampak kekeringan di Malang Selatan tersebut terjadi di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumawe.
Baca Juga : 3 Film tentang Kebakaran Hutan yang Menegangkan, dari Only the Brave hingga Firebreak
"Kami juga telah melaksanakan rute pengiriman distribusi air bersih dampak kekeringan di Desa Kedungbanteng dengan jumlah sebanyak 15 ribu liter," ujarnya.
Distribusi air bersih dampak kekeringan di Desa Kedungbanteng tersebut berlangsung sejak kemarin, Jumat 21 Agustus 2026. "Jumlah penerima manfaat distribusi air bersih di Desa Kedungbanteng tersebut sebanyak 389 KK (Kepala Keluarga), 1.114 jiwa," jelasnya.
Distribusi air bersih di Desa Kedungbanteng tersebut menambah jumlah wilayah terdampak kekeringan di Malang Selatan. Sebelumnya, distribusi air bersih di Kecamatan Sumawe hanya menyasar dua desa. Yakni di Desa Sumberagung dan Desa Sitiarjo.
Terparah, dampak kekeringan di Kecamatan Sumawe tersebut terjadi di Desa Sumberagung. Yakni dengan jumlah penerima manfaat distribusi air bersih sebanyak 967 KK dan 3.611 jiwa.
Ribuan jiwa yang dilaporkan terdampak kekeringan di Desa Sumberagung tersebut juga telah menerima pasokan air bersih sejak 8-19 Agustus 2026. Yakni dengan total pencapaian distribusi air bersih sebanyak 90 ribu liter.
Selanjutnya, untuk distribusi air bersih di Desa Sitiarjo juga telah disalurkan ke Puskesmas Sitiarjo. Yakni dengan total pencapaian sebanyak 20 ribu liter yang berlangsung sejak 9-19 Agustus 2026.
"Selain di Sumawe, distribusi air bersih dampak kekeringan juga telah dilaksanakan di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan," imbuhnya.
Baca Juga : Jatim dan Sekitarnya Diguncang 27 Gempa Bumi Saat Peringatan Hari Kemerdekaan RI
Sadono menyebut, distribusi air bersih di Kecamatan Gedangan yang juga merupakan wilayah Malang Selatan tersebut berlangsung sejak 12-20 Agustus 2026. Yakni dengan jumlah pencapaian sebanyak 90 ribu liter.
"Jumlah penerima manfaat distribusi air bersih di Desa Tumpakrejo tersebut sebanyak 1.718 KK, 5.238 jiwa," pungkasnya.
Perlu diketahui, data dampak kekeringan maupun penerima manfaat distribusi air bersih tersebut masih dapat berubah-ubah. Sebab, selain di wilayah Malang Selatan, dampak kekeringan juga terjadi di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung.
Terbaru, distribusi air bersih dampak kekeringan di Kecamatan Sumberpucung tersebut juga telah dilangsungkan pada Jumat 21 Agustus 2026. Pada saat itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang Purwoto juga turut melakukan peninjauan langsung pada penanganan kekeringan di Kecamatan Sumberpucung tersebut.
