Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng UB, Buka Peluang Kuliah bagi Anak Ahli Waris

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Yunan Helmy

22 - Aug - 2026, 10:42

Placeholder
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat bersama Rektor Universitas Brawijaya Widodo dalam rangkaian kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan UB untuk memperluas manfaat perlindungan melalui pendidikan dan pemberdayaan keluarga pekerja.(Foto: BPJS Ketenagakerjaan)

 

JATIMTIMES – Perlindungan pekerja tak berhenti ketika risiko terjadi dan manfaat jaminan sosial dibayarkan. BPJS Ketenagakerjaan memperluas dampak perlindungan hingga keberlanjutan pendidikan dan kemandirian ekonomi keluarga pekerja melalui kolaborasi dengan Universitas Brawijaya (UB).

Kerja sama tersebut dituangkan dalam perjanjian kerja sama (PKS) yang mencakup bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi. Salah satu bentuk konkretnya adalah kesempatan bagi anak atau ahli waris penerima manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) untuk mengikuti jalur afirmasi penerimaan mahasiswa baru UB.

Baca Juga : MBG dan Wajah Kepedulian Negara

Kesempatan tersebut diberikan kepada calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan tetap mengikuti proses seleksi akademik yang berlaku di UB. Skema ini diharapkan menjaga peluang pendidikan anak ketika keluarga menghadapi risiko akibat kecelakaan kerja maupun meninggalnya pekerja.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan jaminan sosial harus mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi keluarga pekerja.

“Bagi kami, manfaat jaminan sosial tidak boleh berhenti ketika diterima oleh ahli waris. Kami ingin manfaat tersebut menjadi jalan bagi keluarga pekerja untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Saiful.

Dari Pendidikan hingga Kemandirian Ekonomi

Bpjs

Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan UB juga menyentuh pemberdayaan ekonomi. Sinergi dikembangkan melalui program pembinaan dan inkubasi bisnis UB, termasuk Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Berkelanjutan (PEKA).

Program tersebut mengusung konsep 3P: pelatihan, produktif, dan profit. Penerima manfaat tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga didampingi untuk mengembangkan usaha sehingga mampu memperoleh penghasilan secara berkelanjutan.

Rektor Universitas Brawijaya Widodo menilai kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mendorong kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

“BPJS Ketenagakerjaan tidak sekadar memberikan proteksi, tetapi juga memberikan manfaat untuk peningkatan kesejahteraan keluarga. Kalau kita bersinergi dengan program-program pembinaan yang ada di UB, tentu akan bagus sekali,” kata Widodo.

Baca Juga : Bukan Bentakan, 3 Kalimat Ini Justru Bisa Bantu Anak Tumbuh dengan Mental Kuat Menurut Pakar

Kolaborasi juga menjangkau mahasiswa. Saat penerimaan mahasiswa baru UB di Malang, Senin (10/8/2026), Saiful mengingatkan mahasiswa agar memahami pentingnya perlindungan sebelum memasuki dunia kerja. Selain legalitas perusahaan dan kejelasan perjanjian kerja, kepesertaan jaminan sosial harus menjadi perhatian calon pekerja.

“Ketika nanti masuk ke dunia kerja, jangan hanya bertanya berapa gajinya. Tanyakan juga apa fasilitas atau benefit yang diterima dan apakah ada perlindungan BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Mahasiswa juga diharapkan ikut memperluas literasi jaminan sosial saat terjun ke masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). Interaksi dengan petani, pedagang, pelaku UMKM, dan pekerja informal menjadi ruang untuk mengenalkan pentingnya perlindungan sebelum risiko terjadi.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Blitar Ahmad Pauzi turut menyambut positif kolaborasi dengan perguruan tinggi. Menurut dia, kerja sama tersebut memperkuat perlindungan di ekosistem pendidikan sekaligus memberi nilai tambah bagi keluarga penerima manfaat.

“Program PEKA memberikan pelatihan keterampilan dan pendampingan usaha kepada keluarga penerima manfaat. Harapannya, santunan yang diterima tidak berhenti sebagai manfaat sesaat, tetapi dapat dikembangkan menjadi modal untuk membangun kemandirian dan melanjutkan kehidupan yang lebih baik,” kata Ahmad Pauzi.

Kolaborasi ini memperkuat konsep Value Beyond Protection, dengan jaminan sosial yang tak hanya melindungi pekerja dari risiko, tetapi juga mendukung pendidikan anak dan kemandirian ekonomi keluarga.


Topik

Pendidikan BPJS Ketenagakerjaan Universitas Brawijaya UB kerja sama



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy