Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Mau Daftar KIP Kuliah 2026? Cek Desil DTSEN Dulu, Begini Caranya

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

14 - Aug - 2026, 16:20

Placeholder
Potret kartu KIP. (Foto: Indonesia.go.id)

JATIMTIMES - Bagi lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tetapi terkendala biaya, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026 bisa menjadi salah satu program yang patut diperhatikan.

Salah satu hal yang kini perlu diketahui calon pendaftar adalah desil pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data tersebut digunakan sebagai salah satu rujukan untuk melihat tingkat kesejahteraan calon penerima KIP Kuliah. Pendaftar bahkan dapat mengecek status desilnya secara mandiri melalui laman yang disediakan Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca Juga : Teknologi Masuk Kebun Belimbing, Unisba Blitar Kembangkan Pengendalian Lalat Buah Ramah Lingkungan

Lantas, bagaimana cara mengecek desil untuk pendaftar KIP Kuliah 2026 dan bagaimana tahapan pendaftarannya?

Apa Itu Desil dalam KIP Kuliah 2026?

Desil merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi. Data tersebut menjadi bagian dari DTSEN yang digunakan pemerintah sebagai salah satu rujukan dalam menentukan sasaran berbagai program.

Dalam proses KIP Kuliah 2026, tingkat kesejahteraan atau desil pendaftar dirujuk melalui DTSEN. Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya mengecek terlebih dahulu data dirinya sebelum menyelesaikan proses pendaftaran.

Namun, desil bukan satu-satunya cara untuk membuktikan keterbatasan ekonomi. Berdasarkan panduan resmi KIP Kuliah 2026, calon penerima harus memiliki potensi akademik yang baik dan memenuhi ketentuan keterbatasan ekonomi yang dibuktikan dengan dokumen yang sah.

Dengan demikian, calon mahasiswa yang tidak masuk kategori desil tertentu tetap perlu melihat ketentuan pembuktian ekonomi lainnya yang tercantum dalam panduan resmi.

Cara Cek Desil DTSEN untuk KIP Kuliah 2026

Pengecekan desil dapat dilakukan secara online melalui laman DTSEN BPS:

• https://dtsen-form.bps.go.id/

Laman resmi KIP Kuliah 2026 juga mengarahkan pendaftar untuk melakukan pengecekan dan pembaruan desil melalui laman tersebut apabila ditemukan ketidaksesuaian data.

Berikut langkah-langkahnya:

• Buka laman https://dtsen-form.bps.go.id/.

• Pilih menu "Lainnya".

• Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

• Isi kode captcha yang tersedia.

• Klik "Cek Data".

• Jika NIK tercatat, sistem akan memberikan keterangan bahwa NIK ditemukan dalam basis data DTSEN.

• Pilih menu "Cek Desil".

• Masukkan tanggal lahir sesuai data yang diminta.

• Masukkan kode captcha.

• Klik "Cek Data".

• Sistem akan menampilkan informasi mengenai desil yang dimiliki.

Jika informasi yang muncul tidak sesuai, calon mahasiswa dapat menggunakan fitur "Pembaruan Data" dan mengikuti petunjuk yang tersedia di dalam sistem.

Kenapa Sebaiknya Cek Desil Sebelum Daftar?

Pengecekan lebih awal penting agar calon mahasiswa mengetahui kondisi data sosial ekonominya yang tercatat dalam DTSEN.

Apabila terdapat ketidaksesuaian, pendaftar juga memiliki kesempatan untuk mengikuti mekanisme pembaruan data sesuai ketentuan yang tersedia. Hal ini dapat membantu menghindari masalah ketika proses verifikasi KIP Kuliah dilakukan.

Syarat KIP Kuliah 2026

Selain memenuhi ketentuan ekonomi, calon pendaftar KIP Kuliah 2026 harus memenuhi persyaratan umum program.

Berdasarkan panduan resmi KIP Kuliah 2026, penerima program merupakan siswa SMA atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulusan dua tahun sebelumnya. Calon penerima juga harus memiliki potensi akademik yang baik, memiliki keterbatasan ekonomi yang dapat dibuktikan, serta dinyatakan lulus seleksi masuk perguruan tinggi.

Untuk keterbatasan ekonomi, KIP Kuliah menyediakan beberapa kategori pembuktian. Dalam panduan resminya, antara lain terdapat kategori penerima KIP saat SMA, terdata dalam basis data penerima bantuan tertentu, serta kategori yang menggunakan informasi penghasilan orang tua atau wali dan dokumen pendukung sesuai ketentuan.

Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya tidak hanya berpatokan pada angka desil, tetapi juga membaca persyaratan lengkap KIP Kuliah 2026.

Cara Membuat Akun KIP Kuliah 2026

Setelah mengetahui status data dan memastikan memenuhi persyaratan, calon mahasiswa dapat melanjutkan proses pembuatan akun.

Pendaftaran dilakukan melalui laman resmi KIP Kuliah Kemdiktisaintek:

• https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

Tahap pembuatan akun sebagai berikut:

1. Buka laman resmi KIP Kuliah.

2. Klik "Login Siswa".

3. Pilih "Belum punya akun? Daftar Sekarang".

4. Masukkan NIK, NISN, NPSN, dan alamat email aktif.

5. Klik "Selanjutnya".

6. Sistem akan melakukan validasi data yang dimasukkan.

Jika proses berhasil, informasi akun atau kode akses akan dikirimkan melalui email yang digunakan saat pendaftaran.

Calon mahasiswa yang sebelumnya sudah memiliki akun KIP Kuliah 2025 dan ingin mengikuti KIP Kuliah 2026 juga memiliki ketentuan tersendiri. Berdasarkan FAQ resmi, peserta dapat menggunakan akun KIP Kuliah 2025 untuk mengikuti proses pada 2026 dengan melakukan pembaruan akun sesuai instruksi sistem.

Baca Juga : Polresta Malang Kota Jalani Visitasi Kompolnas Awards 2026, Program Pelayanan Jadi Sorotan

Cara Mengajukan Pendaftaran KIP Kuliah 2026

Setelah akun berhasil dibuat, calon mahasiswa dapat melanjutkan ke tahap pengisian pendaftaran.

Berikut tahapannya:

• Masuk ke laman resmi KIP Kuliah.

• Klik "Login Siswa".

• Masukkan nomor pendaftaran dan kata sandi atau kode akses.

• Lengkapi seluruh data yang diminta sistem.

• Pilih jalur seleksi perguruan tinggi yang diikuti.

• Unggah dokumen atau bukti pendukung sesuai ketentuan.

• Periksa kembali seluruh data sebelum menyelesaikan proses pendaftaran.

Laman login resmi KIP Kuliah saat ini menyediakan akses bagi siswa yang sudah memiliki akun, termasuk menu untuk masuk menggunakan nomor pendaftaran dan kata sandi.

Jangan Sampai Salah, KIP Kuliah Bukan Pendaftaran Kampus

Satu hal penting yang harus dipahami calon mahasiswa adalah pendaftaran KIP Kuliah berbeda dengan pendaftaran masuk perguruan tinggi.

Memiliki akun atau telah mendaftar KIP Kuliah tidak otomatis membuat seseorang terdaftar dalam seleksi perguruan tinggi. Calon mahasiswa tetap harus mengikuti jalur penerimaan mahasiswa baru yang dipilih, baik melalui jalur nasional maupun jalur mandiri sesuai ketentuan.

Setelah calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi, proses berikutnya adalah verifikasi kelayakan oleh kampus sebelum calon penerima diusulkan sebagai penerima KIP Kuliah. Persyaratan penerimaan juga mencakup kelulusan seleksi masuk perguruan tinggi dan ketentuan program studi serta perguruan tinggi sebagaimana tercantum dalam panduan resmi.

Cek desil KIP Kuliah 2026 menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan calon mahasiswa sebelum mengikuti proses pendaftaran. Pemeriksaan dapat dilakukan secara mandiri melalui laman DTSEN BPS menggunakan NIK dan data yang diminta sistem.

Jika menemukan data yang tidak sesuai, calon pendaftar dapat memanfaatkan mekanisme pembaruan data. Setelah itu, pastikan seluruh persyaratan KIP Kuliah 2026 dipenuhi dan jangan lupa mengikuti proses seleksi masuk perguruan tinggi secara terpisah.

Sebagai informasi, laman resmi KIP Kuliah mencatat pendaftaran akun KIP Kuliah 2026 dibuka mulai 3 Februari hingga 31 Oktober 2026. Sementara itu, seleksi mandiri PTN dan PTS juga tercantum memiliki periode hingga 31 Oktober 2026.


Topik

Pendidikan KIP Kuliah KIP Kuliah 2026 Desil DTSEN Desil KIP



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan