JATIMTIMES - Minggu (12 Juli 2026) bertepatan dengan pasaran Kliwon dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 27 Sura 1960 Tahun Be dan berada dalam Wuku Julungpujut. Weton hari ini adalah Minggu Kliwon atau Ahad Kliwon dengan jumlah neptu 13, hasil penjumlahan Minggu (5) dan Kliwon (8).
Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton dipercaya dapat menggambarkan watak, rezeki, jodoh, hingga perjalanan hidup seseorang. Hingga kini, primbon Jawa masih dijadikan pedoman untuk menentukan waktu yang dianggap baik dalam berbagai urusan, mulai dari membangun hubungan, memulai usaha, hingga mengambil keputusan penting.
Baca Juga : Sebelum Kembali ke Sekolah, 5 Wisata Jatim yang Wajib Dikunjungi Bersama Keluarga
Orang yang lahir pada weton Minggu Kliwon dikenal memiliki sifat sabar, lemah lembut, serta menjunjung tinggi sopan santun. Kemampuan berbicara yang baik membuat pemilik weton ini pandai menyampaikan pendapat dan mampu mengambil hati orang lain. Selain itu, karakter yang tenang menjadikan sosok ini pandai menyembunyikan perasaan.
Di balik kelebihan tersebut, ada beberapa sifat yang perlu dikendalikan. Pemilik weton Minggu Kliwon terkadang terlalu kukuh mempertahankan pendapatnya meski belum tentu benar. Dalam perdebatan juga cenderung ingin menjadi pihak yang menang. Selain itu, sifat mudah tersinggung dan mudah terkejut juga menjadi bagian dari karakternya.
Menurut Primbon Jawa, Pangarasan weton Minggu Kliwon adalah Lakuning Lintang. Maknanya, sosok ini mampu menjadi penunjuk arah dan teladan bagi orang lain. Keberadaannya sering memberi inspirasi bagi lingkungan sekitar.
Namun, Lakuning Lintang juga memiliki sisi yang perlu diperhatikan. Karakternya terkadang kurang menetap sehingga mudah berpindah pekerjaan, tempat tinggal, maupun tujuan hidup sebelum benar-benar menemukan yang paling sesuai.
Sementara itu, Pancasuda Minggu Kliwon adalah Lebu Katiyup Angin. Filosofi ini menggambarkan keinginan yang sering kali tidak mudah terwujud. Berbagai cita-cita membutuhkan perjuangan lebih besar karena hambatan kerap datang silih berganti. Meski demikian, dengan kesungguhan dan kerja keras, peluang mencapai keberhasilan tetap terbuka.
Hari ini juga berada dalam Wuku Julungpujut yang dilambangkan oleh Bathara Guritna. Wuku ini menggambarkan pribadi yang senang bergaul, pandai bertutur kata, serta memiliki peluang memperoleh kedudukan atau jabatan penting.
Simbol pohon rembuyut melambangkan sosok yang berparas menarik dan selalu dibutuhkan banyak orang. Burung emprit jowan menggambarkan pribadi yang mungkin tidak hidup berlimpah, tetapi memiliki semangat dan kemauan yang besar untuk terus maju.
Baca Juga : Ramalan Zodiak 12 Juli 2026: Aries Penuh Percaya Diri, Leo Dapat Kejutan, Taurus Waspadai Pengeluaran
Sementara itu, gunung yang berada di depan menjadi simbol tekad yang kuat serta jiwa kepemimpinan. Ke mana pun melangkah, ada kecenderungan ingin mengatur atau memimpin. Gambaran perahu di tengah lautan menunjukkan kehidupan yang aktif berusaha ke berbagai arah sehingga rezekinya terus mengalir dan tidak mudah berkekurangan.
Lambang sapi gumarang yang sedang turun menjadi pertanda kehormatan dan kewibawaan. Adapun aral pada wuku ini adalah teluh. Primbon juga menyarankan untuk menghindari bepergian ke arah barat laut selama tujuh hari ke depan.
Secara khusus, Minggu Kliwon di Wuku Julungpujut termasuk hari yang berwatak rahayu. Hari ini dinilai baik untuk mempererat persaudaraan, bersilaturahmi, berguru, maupun menuntut ilmu karena dipercaya akan lebih mudah memperoleh simpati, kasih sayang, serta bimbingan dari orang lain.
Dari sisi karier, pemilik weton Minggu Kliwon dinilai cocok menekuni profesi yang membutuhkan jiwa kepemimpinan dan kemampuan membimbing. Bidang pekerjaan seperti pemimpin organisasi, guru, dosen, wirausahawan, polisi, maupun prajurit TNI dinilai sesuai dengan karakter weton ini.
Dalam urusan asmara, Minggu Kliwon dengan neptu 13 dipercaya paling serasi dipasangkan dengan pasangan yang memiliki jumlah neptu 11 atau 16. Beberapa weton yang dianggap memiliki kecocokan tinggi antara lain Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi, dan Sabtu Pon.
