JATIMTIMES - Tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Kota Malang Tahun Pelajaran 2026/2027 kini memasuki fase jalur prestasi. Setelah proses seleksi melalui jalur domisili, afirmasi, dan mutasi selesai dilaksanakan, kesempatan masuk SMP negeri kini tersisa melalui jalur prestasi akademik dan non akademik.
Jalur prestasi akademik menjadi tahapan yang lebih dahulu dibuka. Pendaftaran berlangsung secara daring melalui laman kotamalang.spmb.id pada 22 hingga 24 Juni 2026 selama 24 jam. Hasil seleksi akan diumumkan pada 26 Juni 2026 pukul 09.00 WIB, dilanjutkan proses daftar ulang pada 26 hingga 27 Juni 2026.
Baca Juga : Listrik Byar-Pet Bikin Resah, Wagub Emil Minta PLN Jamin Pasokan ke Objek Vital
Pada jalur ini, calon murid harus memenuhi sejumlah persyaratan. Selain berasal dari lulusan SD/MI/sederajat di Kota Malang atau luar Kota Malang yang berdomisili di Kota Malang, peserta juga wajib memiliki rata-rata nilai rapor minimal 85,00 pada mata pelajaran yang dipersyaratkan sejak kelas 4 hingga kelas 6. Persyaratan lain yang wajib dipenuhi adalah kepemilikan sertifikat Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Sementara itu, jalur prestasi non akademik dijadwalkan berlangsung pada awal Juli 2026. Jalur ini memberikan ruang bagi siswa yang memiliki capaian di bidang sains, teknologi, riset, inovasi, seni, budaya, bahasa, olahraga, hingga hafiz Al-Quran.
Prestasi yang digunakan sebagai syarat pendaftaran harus telah melalui proses kurasi pemerintah daerah atau kementerian yang membidangi talenta dan prestasi, serta diterbitkan paling lama tiga tahun sebelum pendaftaran. Selain itu, pengalaman kepemimpinan sebagai ketua organisasi siswa atau kepanduan yang diakui juga dapat menjadi dasar penilaian.
Untuk jalur non akademik, penyerahan fotokopi sertifikat dijadwalkan pada 29 hingga 30 Juni 2026 di Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang dengan menunjukkan dokumen asli. Selanjutnya, verifikasi sertifikat dilakukan pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026, sementara hasil verifikasi dapat diambil pada 3 Juli 2026.
Pendaftaran daring jalur prestasi non akademik akan dibuka pada 6 hingga 7 Juli 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 8 Juli 2026 pukul 09.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan daftar ulang hingga 10 Juli 2026.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana SE MM, mengimbau seluruh calon peserta didik dan orang tua untuk memperhatikan seluruh persyaratan serta jadwal yang telah ditetapkan agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti seleksi.
"SPMB dilaksanakan dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Kami mengajak seluruh calon peserta didik dan orang tua untuk mengikuti setiap tahapan sesuai ketentuan yang berlaku serta memastikan seluruh dokumen yang dipersyaratkan telah dipenuhi," ujar Suwarjana.
Baca Juga : Isi Liburan Dispendik Surabaya Ajak Siswa dengan Pengalaman Baru dan Ingatkan Patuhi Jam MalamĀ
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran SPMB SMP Negeri Kota Malang tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan atau menawarkan bantuan dengan meminta imbalan tertentu.
"Kami di semua sekolah negeri, SD maupun SMP, semua kami buka posko. Selama Penerimaan Siswa Baru sampai masa MOS. Karena kan biasanya kan masa MOS masyarakat masih bingung, nanti ada tarikan dan sebagainya. Dan juga di posko besar kami ada di Dinas Pendidikan di Veteran 19, itu kami buka. Jadi jangan khawatir," katanya, Senin, (22/6/2026).
Selain itu, Disdikbud Kota Malang memastikan seluruh lulusan tetap memperoleh akses pendidikan. Apabila kuota atau pagu pada satuan pendidikan negeri belum terpenuhi, sekolah akan melaporkannya kepada Disdikbud. Sementara calon murid yang belum lolos seleksi akan diarahkan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah swasta maupun satuan pendidikan lain yang masih memiliki daya tampung.
Dengan dimulainya jalur prestasi akademik dan non akademik, tahapan SPMB SMP Negeri Kota Malang memasuki babak akhir penentuan penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027. Jalur ini sekaligus menjadi ruang bagi peserta didik untuk memperoleh kesempatan masuk sekolah negeri melalui capaian akademik maupun prestasi yang telah diraih selama menempuh pendidikan dasar.
