JATIMTIMES - Ajang Mandiri Jogja Marathon 2026 mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan insiden di area garis finis. Rekaman tersebut menampilkan situasi yang sempat memanas antara petugas lapangan dan rombongan peserta, hingga akhirnya memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat seorang petugas marshal mencoba menghentikan seorang pelari yang diduga bukan peserta resmi karena tidak menggunakan nomor BIB (nomor dada peserta). Sesuai aturan lomba, BIB menjadi identitas wajib bagi seluruh peserta yang terdaftar dalam event marathon tersebut.
Baca Juga : Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU di Bangkalan, Kesiapan 90 Persen
Situasi kemudian menjadi tegang ketika pelari tersebut tetap berusaha melintas menuju garis finis. Ia disebut merupakan bagian dari rombongan peserta lain, sehingga terjadi adu argumen dengan petugas yang berjaga.
Tak lama berselang, seorang pria yang diduga sebagai pejabat TNI AD datang dan menyampaikan keberatan kepada petugas terkait kejadian tersebut. Percakapan singkat itu kemudian terekam dan menyebar luas di media sosial hingga memicu perhatian publik.
Peristiwa tersebut turut menyeret nama Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, Danrem 072/Pamungkas Yogyakarta, yang kemudian ramai diperbincangkan warganet. Di sisi lain, publik juga kembali menyinggung sosok TNI AD lain yang dikenal luas di dunia atletik, yakni Lettu Inf Agus Prayogo. Berikut penjelasan mengenai dua sosok TNI AD yang tengah menjadi perhatian publik tersebut.
Danrem 072/Pamungkas Jadi Sorotan di Jogja Marathon 2026
Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono merupakan perwira tinggi TNI AD yang saat ini menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Yogyakarta. Namanya mencuat setelah insiden di Jogja Marathon 2026 viral di media sosial. Dalam sejumlah laporan, ia hadir dalam kegiatan tersebut sebagai pejabat kewilayahan TNI AD di Yogyakarta serta mengikuti rangkaian kegiatan olahraga bersama rombongan.
Profil Lengkap Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono
Dilansir dari Wikipedia, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono lahir di Ngawi, Jawa Timur, 18 Juni 1975. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1997 dari kecabangan Artileri Medan (Armed).
Sejak awal kariernya di TNI AD, Yuniar dikenal sebagai perwira dengan rekam penugasan teritorial dan staf yang cukup panjang. Ia pernah menempati berbagai jabatan di lingkungan TNI AD sebelum akhirnya dipercaya menduduki posisi strategis di kewilayahan.
Dalam bidang pendidikan, Yuniar juga tercatat menempuh pendidikan lanjutan di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, yang memperkuat kapasitasnya dalam bidang manajemen dan pertahanan. Selain itu, ia juga dikenal memiliki kemampuan akademik yang baik serta pengalaman penugasan di berbagai wilayah.
Saat ini, Brigjen TNI Yuniar menjabat sebagai Danrem 072/Pamungkas, yang memiliki wilayah tugas meliputi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Dalam perannya, ia bertanggung jawab terhadap pembinaan teritorial, pengamanan wilayah, serta mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk event olahraga.
Baca Juga : Sidang Paripurna, Bupati Jember Gus Fawait Serahkan Enam Raperda Strategis ke DPRD
Lettu Inf Agus Prayogo, Atlet Lari Andalan TNI AD
Selain itu, nama TNI AD lain yang juga dikenal luas di dunia maraton adalah Lettu Inf Agus Prayogo. Agus Prayogo merupakan perwira pertama TNI AD yang sekaligus berkarier sebagai atlet lari jarak jauh nasional. Ia lahir di Bogor, Jawa Barat, 23 Agustus 1985, dan telah lama menjadi bagian dari tim atletik Indonesia di berbagai kejuaraan internasional.
Agus dikenal sebagai spesialis nomor lari jarak jauh seperti 5.000 meter, 10.000 meter, hingga marathon. Dalam perjalanan kariernya, ia telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang, termasuk SEA Games, di mana ia sukses menyumbangkan sejumlah medali emas untuk Indonesia.
Selain di level internasional, Agus juga aktif di berbagai kejuaraan nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan sejumlah event marathon bergengsi. Konsistensinya di dunia atletik menjadikannya salah satu ikon pelari jarak jauh Indonesia yang berasal dari institusi TNI AD.
Kedua nama tersebut sama-sama berasal dari TNI AD, namun memiliki peran yang berbeda. Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono dikenal sebagai pejabat militer wilayah, sementara Lettu Inf Agus Prayogo merupakan atlet profesional yang berprestasi di dunia atletik.
Keduanya kembali ramai dibicarakan seiring viralnya insiden di Jogja Marathon 2026 yang menyita perhatian publik.
