Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Viral Pernyataan Prabowo soal Tangan Petani Kasar, Warganet: Kok Disebut Risiko?

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

19 - May - 2026, 11:10

Placeholder
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Foto: Threads)

JATIMTIMES - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), ramai menjadi sorotan di media sosial.

Ucapan Prabowo mengenai tangan petani yang kasar menuai beragam respons dari warganet. Tidak sedikit warganet yang mengaku sedih dan tersinggung.

Baca Juga : Harum Melati di Ujung Jari, Saat Kuntum Putih Menjadi Penopang Keluarga di Talkandang Situbondo

Perbincangan tersebut bermula dari unggahan akun Threads bernama noyrenna yang membagikan potongan pidato Prabowo saat menghadiri agenda di Jawa Timur.

“Petani di Jawa Timur tangannya keras bahkan emak2nya pun tangannya keras, saya terpaksa salaman (krn mrk mengulurkan tangan) tp setelah itu harus pakai minyak khusus tp itulah resiko”, tulis akun itu menirukan pernyataan Prabowo. 

Pemilik akun kemudian mengungkapkan rasa sedihnya terhadap ucapan tersebut, terutama karena ia memiliki keluarga petani di Jawa Timur. “Sebagai orang yg punya keluarga petani di Jawa Timur kok sedih ya denger pidatonya,” tulis akun tersebut. 

Dalam pidatonya, Prabowo memang menceritakan soal antusiasme warga yang ingin bersalaman dengannya saat kunjungan ke daerah. Ia mengatakan dirinya kerap berdiri dari kendaraan untuk menyapa masyarakat secara langsung.

"Saya ke daerah-daerah, tapi terus terang aja saya kasih tau anda ya, cukup melelahkan juga, karena rakyat begitu banyak di jalan, masak presiden di dalam kendaraan? Kan gak lucu, terpaksa aku berdiri, bener gak?" ujar Prabowo.

Ia kemudian melanjutkan cerita soal banyaknya warga yang mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dengannya. "Bener, aku berdiri, si rakyat kita tuh mau kasih tangan, masa kita gak kasih tangan? Jadi aku coba kasih tangan, tapi aduh ini memang rakyat Jawa Timur ya, tangannya tuh keras-keras," katanya.

Prabowo juga menyebut banyak warga Jawa Timur bekerja sebagai petani sehingga telapak tangan mereka terasa kasar.

"Rupanya Jawa Timur banyak petaninya ya, ibu ya, emak-emaknya juga keras tangannya. Habis buat tiga kali kunjungan, waduh, harus pakai minyak khusus aku, tapi itu risiko," lanjutnya. 

Sontak potongan pidato tersebut menuai pro dan kontra di media sosial. Beberapa warganet menilai ucapan Prabowo kurang tepat karena menyebut jabat tangan dengan petani sebagai "risiko".

"RESIKO DIA BILANG??? Astagfirullah, Insyaa Allah tangan2 itu lebih suci dari pada tangan pemerintah yg mulus lembut tapi dzolim tukang korupsi," tulis akun @mbakah***.

Komentar lain juga menyinggung soal etika penyampaian pidato Presiden.

Baca Juga : Apa Itu Global Sumud Flotilla? Misi Kemanusiaan ke Gaza yang Berulang Kali Dicegat Israel

"Ojo dadi presiden pak, minimal kalo gakmau gausha ngomong. ADAB.," tulis akun @yuthi*****.

Sementara akun lainnya menilai ucapan Prabowo terlalu spontan.

"Asbun banget, tata bahasa ga baik, kyk ga punya konsultan buat pidato aja," tulis @sonya.****.

Ada pula yang menyinggung latar belakang Prabowo sebagai mantan tentara.

"Pdhal kalo dia beneran tentara ya harusnya tangannya gak selembut sutra juga. Makin keliatan manjanya dari orok," tulis akun @andre*****.

Hingga kini, potongan pidato tersebut masih ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Unggahan di Threads akun terssbut bahkan disukai hingga 2,9 ribu pengguna. 


Topik

Serba Serbi Prabowo Presiden Prabowo petani tangan petani pidato prabowo peresmian kdmp koperasi desa merah putih



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni