Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Halal Bihalal UIN Malang Jadi Titik Refleksi, Arah Pengembangan Kampus hingga Pesan Para Tokoh Menguat

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

31 - Mar - 2026, 19:04

Placeholder
Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, S.Ag., M.Sc., saat memberikan sambutan dalam kegiatan Halal Bi Halal UIN Maliki Malang di kampus 3 (ist)

JATIMTIMES – Momentum Halal Bihalal di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang pada Selasa, 31 Maret 2026, tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri. Dari forum yang digelar di Gedung Ar Rahim, Kampus 3 itu, arah pengembangan kampus hingga penguatan nilai perjuangan kembali ditegaskan oleh para pimpinan dan tokoh akademik.

Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, S.Ag., M.Sc., menegaskan komitmen kampus untuk terus memperluas dampak bagi masyarakat. Salah satu fokus yang disampaikan adalah penguatan layanan kesehatan terpadu melalui rencana pembangunan rumah sakit.

Baca Juga : Manasik Haji Dibuka, Jemaah Haji Kabupaten Lamongan Terbanyak Kedua se Jawa Timur

“Insya Allah, UIN Maliki Malang akan mempersiapkan rumah sakit agar masyarakat dapat sehat, baik fisik maupun psikologis, serta menghasilkan kader dokter yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Ilfi.

Selain sektor kesehatan, transformasi digital juga menjadi bagian penting dari arah pengembangan kampus. Dalam kesempatan tersebut, UIN Malang resmi meluncurkan situs web baru yang dirancang untuk mendukung aktivitas akademik berbasis teknologi terkini.

“Kami menghadirkan situs web ini untuk mendukung komunitas akademik dengan bantuan AI dan digitalisasi terkini, dengan berbagai fitur yang dapat membantu kegiatan akademik dan akses informasi,” jelasnya.

Prof. Ilfi juga menekankan bahwa target besar kampus ke depan tidak bisa dicapai secara individual. Ia menyebut, capaian signifikan pada 2029 hanya mungkin terwujud melalui kerja kolektif seluruh elemen kampus.

“Pada tahun 2029 kita harus mencapai peningkatan yang lebih besar, dan itu dapat dicapai dengan bekerja sama, bukan hanya saya sendiri, karena saya hanya koordinator,” tegasnya.

Dalam forum yang sama, Penasihat Khusus Rektor Bidang Haji, Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, MAP, mengingatkan pentingnya menjaga daya saing di tengah perkembangan kampus yang dinilai semakin maju. Ia menekankan bahwa keunggulan yang telah dicapai tidak boleh membuat lengah.

“Meskipun UIN sekarang bagus dan unggul, jangan lupa bahwa kita juga bersaing dengan universitas swasta,” kata Muhadjir.

Ia juga mengajak civitas akademika untuk terus memelihara tradisi kompetisi sehat seperti yang pernah tumbuh pada masa IAIN Malang. Menurutnya, lingkungan yang kondusif menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan.

“Semuanya bergantung pada lingkungan. Jika lingkungannya baik, maka akan tercipta hal-hal baik pula. Bahkan, 70 persen kesuksesan ditentukan oleh suasana yang baik,” ungkapnya.

Baca Juga : Daftar Kampus Terbaik di Jatim Versi Ranking Dunia 2026, Unair dan ITS Bersaing Ketat

Refleksi serupa disampaikan mantan Ketua Senat UIN Malang, Prof. Dr. H. Ahmad Muhtadi Ridwan, S.Ag., M.Ag. Ia menyoroti pesatnya perkembangan kampus yang kini telah melampaui bayangan generasi awal.

“Kami semua senior merasa terharu melihat perkembangan ini. Dulu tidak pernah terbayang kampus ini akan sebesar sekarang,” tuturnya.

Namun, di balik kemajuan tersebut, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kepeloporan yang diwariskan para pendiri. Ia membagi generasi menjadi dua, yakni generasi pelopor dan generasi penikmat, yang harus saling memahami peran masing-masing. “Yang satu mengingat perjuangan pelopor, sementara yang lain seringkali menjadi penikmat tetapi tidak menghargainya dan malah menuntutnya,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor pertama UIN Malang, Prof. Dr. H. Imam Suprayogo, menekankan bahwa semangat perjuangan harus menjadi fondasi utama kehidupan akademik. Ia mengingatkan bahwa kampus bukan sekadar tempat menjalankan rutinitas administratif. “Kita datang ke kampus untuk berjuang, bukan hanya absen,” ujarnya.

Ia juga membagikan pengalaman selama memimpin kampus selama 16 tahun sebagai bentuk teladan komitmen. Selain itu, ia menegaskan bahwa capaian UIN Maliki Malang hingga saat ini tidak lepas dari kekuatan spiritual yang terus dijaga.

Kegiatan Halal Bihalal tersebut turut menampilkan perjalanan panjang transformasi UIN Maliki Malang, mulai dari masa Institut Agama Islam Negeri hingga berkembang menjadi universitas yang semakin kompetitif. Tayangan itu menjadi pengingat kolektif atas proses panjang, kerja keras, dan nilai perjuangan yang membentuk identitas kampus.

Melalui momentum ini, UIN Maliki Malang meneguhkan langkahnya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakar kuat pada nilai kebersamaan, integritas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.


Topik

Pendidikan uin maliki malang uin malang prof ilfi nur diana



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya