Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Warga Kepanjen Nekat Bakar Rumah, Diduga Depresi Usai Bertengkar dengan Istri

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Dede Nana

31 - Mar - 2026, 14:54

Placeholder
Petugas Damkar Kabupaten Malang saat berupaya memadamkan kebakaran yang terjadi pada sebuah rumah di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang yang diduga sengaja dibakar oleh pemiliknya pada Selasa (31/3/2026). (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Seorang pria paruh baya berinisial IS diduga nekat membakar rumahnya sendiri yang beralamat di Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (31/3/2026). Motif dari aksi nekat tersebut diduga karena pemilik rumah merasa depresi usai bertengkar dengan istrinya.

Candra (32), salah satu warga yang mengetahui peristiwa tersebut menyebut, kebakaran terjadi pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Sebelum terjadi kebakaran, saksi pada saat itu sempat mendengar adanya pertengkaran antara IS dengan istrinya.

Baca Juga : Inovasi Perlindungan Anak, Pemkot Surabaya Tak Berikan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Tak Bayar Nafkah

"Waktu orangnya yang punya rumah itu bertengkar, saya berusaha melerai. Tapi orangnya justru memukul saya. Terus saya balas (membela diri, red), tapi malah marah-marah terus," jelasnya saat ditemui di lokasi.

Candra akhirnya memilih untuk meninggalkan IS demi menghindari keributan. Namun pada saat itu, beberapa saat kemudian justru terjadi kebakaran di kediaman IS. "Waktu api sudah menjalar ke mana-mana, banyak warga yang ke sana. Tapi waktu mau dipadamkan, dia justru marah-marah," ujarnya.

Sejumlah warga menyebut, pagi sebelum kejadian, IS memang sempat bertengkar dengan istrinya. Beberapa saat kemudian istrinya tersebut berangkat kerja.

"Kemungkinan dia depresi, jadinya ngamuk-ngamuk (marah, red). Lalu di bakar rumahnya, tapi ketika mau dipadamkan sama warga itu tidak boleh, yang mau memadamkan api justru di pukul sama dia," beber Lilik, salah satu tetangga sebelah rumah yang terbakar tersebut.

Warga pada akhirnya memilih pergi dari kediaman IS setelah sempat berupaya memadamkan kebakaran dengan peralatan seadanya. "Tadi ada banyak orang, kemungkinan ada 10-an warga," tuturnya.

Peristiwa tersebut pada akhirnya dilaporkan kepada pihak terkait. Beberapa saat kemudian, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang mendatangi lokasi kejadian untuk memadamkan api.

Sementara IS, tidak lama kemudian diamankan oleh pihak kepolisian ke Polsek Kepanjen. Dari pantauan JatimTIMES, anak dari IS juga turut di bawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Baca Juga : ASN Setwan Jatim Mulai WFH Setiap Rabu, Ali Kuncoro Jamin Kinerja Tetap 'Jos Gandos'

"Yang terbakar itu awalnya di bagian ruang tamu, di situ banyak barang rongsokan," ujar Lilik.

Belakangan diketahui, barang rongsokan tersebut dikumpulkan oleh IS untuk dijual. Namun, meski sudah terkumpul cukup banyak hingga memenuhi ruang tamu, barang rongsokan tersebut tak kunjung dijual oleh IS.

Warga menyebut, IS diduga memang mengalami gangguan jiwa. Namun demikian, kasusnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Sehari-hari kalau sama tetangga ya biasa saja sebenarnya, normal. Cuma beberapa bulan ini berbeda, mungkin depresi," pungkas Lilik.

Hingga berita ini disusun pada Selasa (31/3/2026) siang, petugas Damkar masih berupaya memadamkan kebakaran. Terpantau, sempat beberapa kali muncul api meski sudah sempat dipadamkan oleh petugas. Hal itu dimungkinkan karena banyaknya material yang mudah terbakar yang menumpuk di lokasi kejadian.


Topik

Peristiwa kepanjen rumah dibakar polsek kepanjen



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Dede Nana