JATIMTIMES - Pergerakan penumpang di Terminal Tipe A (TTA) Arjosari, Kota Malang, mulai menunjukkan tren penurunan setelah melewati puncak arus balik Lebaran 2026. Meski demikian, aktivitas di terminal terbesar di Malang tersebut masih terbilang ramai dengan ribuan penumpang yang datang dan berangkat setiap harinya.
Pada puncak arus balik yang terjadi Selasa (24/3), tercatat lebih dari 13 ribu penumpang memadati Terminal Arjosari. Namun memasuki Rabu (25/3), jumlah tersebut mulai berangsur menurun. Berdasarkan data terbaru, total kedatangan penumpang tercatat sebanyak 5.247 orang dengan 426 armada bus, sementara keberangkatan mencapai 8.010 penumpang dengan 367 armada.
Baca Juga : Lebaran 2026: Lonjakan Pengunjung Matos dan Lippo Plaza Batu Tembus 40 Ribu Orang per Hari
Wassatpel TTA Arjosari, Mega Perwira Donowati, mengatakan bahwa penurunan ini merupakan hal yang wajar setelah puncak arus balik terlewati, meski pergerakan penumpang masih tergolong tinggi.
“Untuk saat ini mulai terlihat lebih landai. Jumlah penumpang memang sudah menurun dibanding saat puncak, tetapi aktivitas di terminal masih cukup ramai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penurunan paling terasa pada arus kedatangan, baik untuk bus Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP) maupun Antar-Kota Dalam Provinsi (AKDP). Sementara itu, arus keberangkatan masih relatif stabil, didominasi oleh penumpang yang kembali ke kota asal untuk bekerja.
“Mayoritas penumpang yang berangkat adalah mereka yang kembali ke tempat kerja atau domisili di luar Malang setelah libur Lebaran,” jelasnya.
Secara rinci, pada hari setelah puncak, jumlah penumpang AKAP dan AKDP di sisi kedatangan mengalami penurunan, sedangkan keberangkatan cenderung stabil meskipun tidak mengalami lonjakan signifikan. Hal ini menunjukkan fase peralihan dari puncak arus balik menuju kondisi normal secara bertahap.
Meski tren penurunan mulai terlihat, Mega memprediksi gelombang arus balik belum sepenuhnya usai. Pihaknya memperkirakan akan ada puncak kedua yang berpotensi terjadi pada akhir pekan, seiring berakhirnya masa libur sekolah.
Baca Juga : Arus Balik Malang Raya Masih Tinggi, Ribuan Penumpang Serbu Stasiun
“Kami perkirakan masih akan ada lonjakan lagi, kemungkinan puncak arus balik kedua terjadi pada 28 Maret mendatang,” ungkapnya.
Menurutnya, pergerakan penumpang dalam beberapa hari ke depan diperkirakan akan bersifat fluktuatif, tergantung pada jadwal libur dan aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, petugas tetap bersiaga untuk memastikan kelancaran arus transportasi di Terminal Arjosari.
Terpisah, penumpang Sri Rahayu (30) penympang tujuan Surabaya kembali setelah mudik ke kampung halaman di Malang. Ia mengaku sengaja berangkat sebelum akhir pekan untuk menghindari lonjakan penumpang berikutnya.
“Sekarang sudah agak longgar dibanding kemarin, tapi tetap ramai. Saya pilih berangkat sekarang biar tidak terlalu padat saat puncak berikutnya,” terangnya.
