Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Kalender Jawa Weton Sabtu Kliwon 14 Maret 2026: Cocok untuk Pasang Tolak Bala

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

14 - Mar - 2026, 06:57

Placeholder
Ilustrasi melakukan ritual tolak balak. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES – Tanggal 14 Maret 2026 bertepatan dengan Sabtu Kliwon dalam penanggalan Jawa. Hari ini masuk dalam Wuku Wayang dengan jumlah neptu 17, bersamaan dengan 25 Pasa 1959 Jawa dan 24 Ramadan 1447 Hijriah.

Perpaduan weton dan wuku ini menggambarkan pribadi yang berwibawa, ramah dalam pergaulan, sekaligus memiliki kecenderungan ingin dihargai oleh lingkungan sekitar. Di balik pembawaan yang terlihat tegas, tersimpan sikap sopan dan tutur kata yang baik.

Baca Juga : Panduan Lengkap Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Tata Cara hingga Doa

Sabtu Kliwon memiliki neptu 17 yang berasal dari Sabtu bernilai 9 dan Kliwon bernilai 8. Dalam perhitungan primbon Jawa, weton ini sering digambarkan memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Sifat senang dihargai atau dipuji cukup menonjol, bahkan terkadang terlihat gemar menunjukkan pencapaian yang dimiliki. Meski begitu, karakter ini juga dikenal mudah mengalah dalam banyak situasi.

Pembawaan dalam berbicara sering terdengar tegas, namun sesungguhnya tidak bermaksud keras. Sikap ramah dan sopan tetap menjadi bagian dari kepribadian yang membuatnya mudah diterima dalam pergaulan.

Gemar bepergian juga sering melekat pada weton ini. Aktivitas perjalanan, rekreasi, atau menjelajah tempat baru menjadi salah satu hal yang memberi kesenangan tersendiri.

Dalam hitungan pangarasan, Sabtu Kliwon berada pada Lakuning Bumi. Filosofi ini melambangkan sifat pemurah, suka berbagi, serta memiliki naluri melindungi orang di sekitar.

Karakter seperti bumi menggambarkan pribadi yang kuat menanggung beban sekaligus menjadi tempat bersandar bagi orang lain yang membutuhkan pertolongan.

Sementara itu, dalam perhitungan Pancasuda, Sabtu Kliwon berada pada Tunggak Semi. Maknanya diibaratkan seperti batang pohon yang sudah ditebang tetapi kembali bertunas. Filosofi tersebut menggambarkan rezeki yang terus mengalir. 

Dalam perjalanan hidup, pekerjaan maupun penghasilan biasanya tetap menemukan jalan sehingga kebutuhan dapat tercukupi.

Hari ini juga berada dalam Wuku Wayang yang dilambangkan oleh Bathari Sri. Wuku ini dikenal membawa keberkahan dalam urusan sandang dan pangan.

Karakter yang muncul dari wuku ini antara lain dermawan, menghormati sesama, serta berhati-hati dalam bertindak. Tutur katanya juga cenderung menyenangkan sehingga mudah disukai banyak orang.

Simbol air di dalam jembangan yang berada di depan menggambarkan hati yang sejuk dan sabar. Kehidupan umumnya tercukupi, meskipun terkadang ada kecenderungan memperlihatkan apa yang dimiliki.

Baca Juga : Lebaran Enaknya Liburan ke Mana? Ini Rekomendasi Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi

Pohon cempaka menjadi lambang lain dalam wuku ini. Filosofinya menggambarkan sosok yang disukai banyak orang dan jarang memiliki musuh dalam kehidupan sosial.

Burung ayam hutan juga menjadi simbol penting. Gambaran tersebut melukiskan pembawaan yang menarik, ucapan yang enak didengar, serta mudah mendapat kepercayaan dari orang yang memiliki kedudukan lebih tinggi.

Karakter ini sering terlihat sigap, berwibawa, dan mampu menarik perhatian lingkungan sekitar. Dalam simbol lain digambarkan seperti pelita yang menerangi langit dan bumi, melambangkan keselamatan hidup serta pengetahuan yang luas.

Namun kemampuan tersebut terkadang menimbulkan rasa iri dari orang lain. Hal ini menjadi pengingat agar tetap rendah hati dalam menjalani kehidupan.

Selama tujuh hari Wuku Wayang berlangsung, terdapat pantangan yang dipercaya perlu diperhatikan, yakni menghindari aktivitas yang mengarah ke atas seperti memanjat atau pekerjaan serupa.

Dalam perhitungan primbon Jawa, Sabtu Kliwon yang jatuh pada Wuku Wayang juga dikenal sebagai hari yang kurang baik untuk memulai berbagai pekerjaan penting.

Meski demikian, hari ini justru dianggap tepat untuk memasang sarana penolak bala atau peranti yang berkaitan dengan perlindungan diri menurut kepercayaan tradisi Jawa.

Dalam urusan pekerjaan, Sabtu Kliwon dikenal cocok dengan beberapa bidang, seperti tentara atau polisi, pengajar, hingga wirausahawan.

Untuk urusan jodoh, Sabtu Kliwon dipercaya lebih cocok dipasangkan dengan weton yang memiliki neptu 12 atau 16. Beberapa weton yang sering disebut serasi antara lain Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, atau Senin Legi. 


Topik

Serba Serbi sabtu kliwon



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri