JATIMTIMES - Momen Ramadan membawa berkah tersendiri bagi Koperasi Margo Makmur Mandiri yang berada di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Permintaan keju mozzarella merek Chizzu yang diproduksi koperasi tersebut mengalami lonjakan signifikan, bahkan meningkat hingga 50 persen dibandingkan hari-hari biasa.
Lonjakan permintaan ini membuat koperasi harus meningkatkan intensitas distribusi produk ke berbagai daerah, mulai dari sejumlah kota di Pulau Jawa hingga Bali. Jika biasanya pengiriman dilakukan dua kali dalam sepekan, kini frekuensinya bertambah menjadi tiga kali dalam seminggu untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Baca Juga : Panduan Lengkap Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Tata Cara hingga Doa
Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri, Munir, mengatakan bahwa peningkatan pesanan datang dari berbagai kota besar seperti Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, hingga Bali.
“Biasanya kami mengirim produk dua kali dalam seminggu. Karena permintaan meningkat, pengiriman bisa sampai tiga kali seminggu ke Bali dan beberapa kota di Jawa,” kata Munir, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, tingginya permintaan keju mozzarella tidak lepas dari meningkatnya aktivitas kuliner selama Ramadan. Banyak pelaku usaha makanan hingga masyarakat memanfaatkan mozzarella sebagai bahan tambahan untuk berbagai menu, mulai dari roti, camilan, hingga hidangan berbuka puasa.
“Alhamdulillah saat Ramadan serapan pasar sangat tinggi. Hal ini tentu memberikan dampak positif bagi usaha kami,” imbuh Munir.
Selain karena momentum Ramadan, peningkatan permintaan juga dipengaruhi oleh upaya perluasan pasar yang dilakukan koperasi. Salah satunya melalui program promosi dan misi dagang ke Bali yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Batu.
Munir optimistis dengan semakin luasnya jangkauan pasar, permintaan produk keju mozzarella Chizzu akan terus stabil bahkan meningkat menjelang Lebaran.
“Dengan pasar yang semakin luas, kami optimistis permintaan akan tetap stabil bahkan meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran,” tambah Munir
Baca Juga : Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Negara, dari Adu Telur hingga Festival Gula
Tak hanya fokus pada produksi keju mozzarella, koperasi juga mulai menyiapkan inovasi baru dengan menghadirkan produk susu pasteurisasi. Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan potensi susu segar yang dihasilkan para peternak sapi perah di kawasan Brau.
“Kami ingin terus berinovasi dengan memanfaatkan potensi susu segar yang melimpah di Brau. Harapannya, pasar produk kami bisa menjangkau lebih luas hingga ke seluruh Indonesia,” jelas Munir.
Sementara itu, Pengelola Keju Chizzu, Dapin Mahendra, memastikan bahwa proses produksi mozzarella dilakukan dengan standar kebersihan yang ketat guna menjaga kualitas produk.
“Hanya pekerja tertentu yang diperbolehkan masuk ke area produksi agar kualitas dan sterilitas produk tetap terjaga,” ucap Dapin.
