Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Ini Perjalanan Karier Sang Pelantun ‘Nuansa Bening’

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

07 - Mar - 2026, 19:26

Placeholder
Penyanyi Vidi Aldiano. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) sore. Informasi tersebut pertama kali muncul dari unggahan komposer Andi Rianto di media sosial. Lewat Insta Story di akun Instagram pribadinya, ia menyampaikan pesan perpisahan singkat. "Selamat Jalan, Vidi Aldiano," tulis Andi Rianto singkat dengan membubuhkan bunga mawar.

Tak lama setelah itu, pesan dari pihak keluarga juga beredar kepada awak media. Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa Vidi Aldiano telah meninggal dunia pada Sabtu sore. "Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO," bunyi pesan tersebut.

Baca Juga : Mengenal Kanker Ginjal, Penyakit yang Diderita Vidi Aldiano Sebelum Meninggal

Keluarga juga menyampaikan bahwa Vidi mengembuskan napas terakhir pada pukul 16.33 WIB dengan didampingi keluarga besar. "Vidi wafat di dampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33. Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak," lanjut isi pesan tersebut.

Kabar ini membuat publik kembali menengok perjalanan hidup dan karier musisi yang telah lebih dari satu dekade mewarnai industri musik pop Tanah Air tersebut.

Pemilik nama lengkap Oxavia Aldiano ini dikenal sebagai penyanyi, penulis lagu, juri kompetisi menyanyi, sekaligus podcaster.

Pria kelahiran Jakarta, 29 Maret 1990 itu mulai dikenal publik sejak merilis album debutnya pada 2008. Sejak awal kemunculannya, Vidi dikenal lewat lagu-lagu pop romantis yang mudah diterima pendengar, salah satunya “Nuansa Bening” dan “Status Palsu”.

Vidi lahir di lingkungan keluarga yang memiliki hubungan erat dengan dunia musik.

Ayahnya, Harry Aprianto Kissowo, merupakan pengusaha di bidang teknologi audio dan pemilik perusahaan perangkat speaker V8Sound. Sementara ibunya, Besbarini, dikenal sebagai guru piano.

Bakat seni juga mengalir dari keluarga ayahnya. Vidi merupakan cucu dari penyanyi keroncong legendaris asal Semarang, S. Darsih Kissowo.

Di keluarganya, dunia musik juga ditekuni oleh sang adik, Vadi Akbar, sementara saudara lainnya memilih jalur karier yang berbeda. Ketertarikan Vidi terhadap musik sudah terlihat sejak kecil. Ia mulai belajar bermain piano pada usia tiga tahun dengan bimbingan ibunya.

Selain piano, Vidi juga belajar memainkan biola ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Sejak kecil pula ia gemar menyanyikan berbagai jingle iklan televisi hingga menirukan lantunan adzan.

Ia bahkan pernah meraih juara tiga lomba menyanyi anak-anak saat usianya masih sekitar dua setengah tahun. Perjalanan menuju dunia musik profesional tidak selalu berjalan mulus. Pada 2006, Vidi mengikuti audisi Indonesian Idol dengan membawakan lagu milik Glenn Fredly berjudul “Pada Satu Cinta”. Namun langkahnya terhenti di babak 100 besar.

Meski demikian, kegagalan tersebut tidak membuatnya menyerah untuk meniti karier di dunia musik. Nama Vidi Aldiano mulai dikenal luas setelah merilis album debut berjudul “Pelangi di Malam Hari” pada 2008.

Album ini melahirkan sejumlah lagu populer, seperti “Nuansa Bening”, “Status Palsu”, “Cemburu Menguras Hati”, hingga “Cinta Jangan Kau Pergi”.
Kesuksesan tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan di industri musik Indonesia.

Setelah album kedua “Yang Kedua” dirilis pada 2011, Vidi kembali merilis album ketiganya bertajuk “Persona” pada 2016.

Album ini menjadi salah satu pencapaian penting dalam kariernya. “Persona” berisi 10 lagu dengan berbagai kolaborasi musisi, termasuk Andien.

Baca Juga : Update Laka Truk Rem Blong Batu: Pemilik Truk Penuhi Panggilan Polisi, Status Masih Saksi

Album tersebut bahkan meraih status Triple Platinum setelah penjualan fisiknya melampaui 250.000 keping pada Januari 2017.

Proses mastering album ini juga dilakukan di studio legendaris Abbey Road Studios di London.

Pada 2022, Vidi merilis album keempatnya yang berjudul “Senandika”. Album ini memuat 10 lagu yang menggambarkan perjalanan hidupnya sejak 2018, termasuk kisah perjuangannya melawan penyakit.

Salah satu lagu di album tersebut, “Bertahan Lewati Senja”, menggambarkan proses yang ia jalani saat menghadapi sakit.

Sementara lagu “Dara” menjadi ungkapan cintanya kepada sang istri, Sheila Dara Aisha. Album ini juga melibatkan sejumlah musisi seperti Ari Renaldi, Laleilmanino, hingga Barsena Bestandhi.

Di balik perjalanan kariernya, Vidi diketahui sempat menghadapi penyakit serius. Ia didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium 3 sejak akhir 2019. Setelah menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri, kanker tersebut sempat menyebar ke beberapa bagian tubuh lainnya.

Meski harus menjalani terapi dan kemoterapi secara rutin setiap tiga minggu sekali, Vidi tetap aktif berkarya di dunia musik. Pada Desember 2025 lalu, ia memutuskan hiatus sementara dari dunia hiburan untuk fokus pada pengobatan. Ia berhenti bernyanyi dan podcast hingga saat ini. 

Dalam kehidupan pribadi, kisah cinta Vidi dengan Sheila Dara juga kerap menjadi sorotan publik. Keduanya pertama kali dekat saat terlibat dalam serial “Stereo” pada 2015.

Hubungan mereka sempat berakhir pada 2018, sebelum akhirnya kembali bersama pada 2020. Pada ulang tahunnya yang ke-31, Vidi melamar Sheila. Prosesi lamaran berlangsung pada 1 Desember 2021, sebelum akhirnya mereka menikah pada 15 Januari 2022.

Setelah menikah, Vidi juga menerima gelar kehormatan Minangkabau dari Bukittinggi dengan nama Oxavia Aldiano Sutan Sari Alam.

Kepergian Vidi Aldiano tentu meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya. Lagu-lagunya yang telah menemani perjalanan musik pop Indonesia selama lebih dari satu dekade pun akan tetap dikenang oleh para pendengarnya. Selamat jalan Vidi! 


Topik

Peristiwa vidi alviano vidi meninggal kanker ginjal



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya