Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Marak Rumah Ambruk di Kabupaten Malang: 3 Kejadian Saat Hujan, Kerugian Rp 45 Juta

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

15 - Feb - 2026, 19:18

Placeholder
Rumah warga Kecamatan Pujon yang ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk ketika diguyur hujan, peristiwa tersebut menjadi runtutan kejadian rumah ambruk yang marak terjadi di Kabupaten Malang. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Hujan lebat memicu maraknya peristiwa rumah ambruk di Kabupaten Malang. Pada akhir pekan ini saja, sedikitnya sudah terjadi tiga peristiwa rumah warga yang ambruk. Di mana, total kerugian material pada serangkaian peristiwa rumah ambruk tersebut mencapai Rp 45 juta.

Kilas balik sejumlah peristiwa rumah warga yang ambruk pada akhir pekan ini terjadi pertama kali pada Jumat (13/2/2026). Atap dapur pada sebuah rumah warga yang ambruk tersebut terjadi di Desa Bendosari,
Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang yang kemudian dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang pada Sabtu (14/2/2026) petang kemarin.

Baca Juga : IPK Sempurna dan Riset Tajam Jadi Sorotan di Wisuda ke 78 Unisma

"Hujan deras disertai angin di Kecamatan Pujon terjadi mulai siang hingga sore dan mengakibatkan atap rumah warga di bagian dapur ambruk," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang Purwoto.

Kerusakan atap rumah di bagian dapur tersebut terjadi di kediaman milik Willy. Rumah tersebut dihuni oleh satu Kepala Keluarga (KK) dengan total tiga orang jiwa.

"Nihil korban jiwa, (rumah ambruk, red) dikarenakan kondisi atap dapur yang sudah lapuk. Perkiraan nilai kerugian kurang lebih Rp 15 juta," ujarnya.

Sesaat setelah menerima laporan, personel gabungan yang melibatkan BPBD Kabupaten Malang langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan serta penanganan pembersihan material pada rumah yang ambruk tersebut. "Kerja bakti bersama masyarakat setempat untuk membersihkan material telah dilakukan, nantinya kerja bakti lanjutan rencananya akan dilakukan kembali hari Senin (16/2/2026)," imbuhnya.

Keesokan harinya, Sabtu (14/2/2026) malam, BPBD Kabupaten Malang menerima dua laporan rumah warga yang juga ambruk saat diguyur hujan lebat. Kejadian pertama terjadi pada atap rumah warga yang berlokasi di Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

"Saat itu, intensitas hujan deras di wilayah Kecamatan Dampit dan sekitarnya terjadi sejak malam hingga keesokan paginya. Sehingga menyebabkan atap rumah warga ambruk," ujar Purwoto.

Data BPBD Kabupaten Malang mengungkapkan, rumah yang atapnya dilaporkan ambruk tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga. Yakni dengan total empat orang jiwa.

"Rumah tersebut ambruk dikarenakan kondisi atapnya yang sudah lapuk," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pasca kejadian tersebut, untuk sementara pemilik rumah dilaporkan telah mengungsi ke rumah saudaranya. "Sedangkan untuk perkiraan nilai kerugian kurang lebih Rp 25 juta," imbuhnya.

Peristiwa atap rumah ambruk selanjutnya terjadi di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Penyebabnya masih sama, yakni hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak semalam sebelumnya.

Baca Juga : Waspada Musim Hujan, Saatnya Tingkatkan Kesadaran #Cari_Aman di Jalan

"Dampaknya, atap rumah milik warga ambruk dikarenakan kondisi atap yang sudah lapuk," imbuhnya.

Pemilik rumah yang ambruk tersebut diketahui bernama Junandri. Di mana, pada peristiwa tersebut juga tidak sampai mengakibatkan adanya korban jiwa.

"Sedangkan untuk perkiraan nilai kerugian kurang lebih Rp 5 juta. Akibat kejadian tersebut, pemilik rumah mengungsi di tetangga terdekatnya," ujarnya.

Penanganan dan perbaikan pada serangkaian peristiwa rumah ambruk tersebut turut melibatkan sejumlah personel gabungan. Yakni mulai dari BPBD dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, para relawan hingga jajaran muspika, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

"Hari ini (Minggu, 15/2/2026), kami juga telah mendistribusikan bantuan kepada para warga yang terdampak pada peristiwa rumah ambruk tersebut," tuturnya.

Sejumlah bantuan yang telah di distribusikan tersebut di antaranya meliputi kasur, sembako, terpal, selimut, perlengkapan makan, paket kebersihan, peralatan memasak termasuk kompor, perlengkapan bayi, pakaian, makanan siap saji hingga tambahan gizi serta lauk pauk.

"Apabila ada perkembangan informasi akan kami sampaikan pada update berikutnya," pungkas Purwoto.


Topik

Peristiwa Hujan rawan bencana rumah ambruk BPBD Kabupaten Malang Kabupaten Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa