Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Dari Kampus ke Kelas, MTsN 2 Kota Malang Jadi Titik Temu Teori dan Realitas

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

15 - Feb - 2026, 18:04

Placeholder
MTsN 2 Kota Malang menjadi laboratorium nyata para calon guru dalam belajar. Para mahasiswa dari dua perguruan tinggi berfoto bersama jajaran sivitas madrasah (ist)

JATIMTIMES - MTsN 2 Kota Malang kembali menjadi tujuan mahasiswa keguruan untuk menimba pengalaman langsung di ruang kelas. Pada semester genap 2026, madrasah ini menerima 25 mahasiswa Program Asistensi Mengajar dari dua perguruan tinggi di Malang. Bukan sekadar tempat praktik, MTsN 2 dipilih karena dinilai mampu menyediakan ekosistem belajar yang relevan dengan kebutuhan calon pendidik.

Gelombang pertama datang pada 14 Januari 2026. Sembilan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang diterjunkan ke madrasah ini. Mereka berasal dari Program Studi Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Pendidikan Agama Islam, dan IPS. Dosen Pembimbing Lapangan, Prof. Dr. M. Harir Muzakki, M.H.I., menyampaikan harapannya agar mahasiswa tidak hanya mengajar, tetapi benar benar belajar membaca dinamika kelas.

Baca Juga : Kadisparta Cup Kota Batu Jadi Magnet Kicau Mania, Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi

Menurutnya, ruang kelas adalah laboratorium sesungguhnya bagi calon guru. Di sanalah teori diuji, kesabaran ditempa, dan strategi pembelajaran dipertaruhkan. MTsN 2 bukan sekadar lokasi penempatan. Madrasah ini menjadi ruang belajar kontekstual yang mempertemukan teori kampus dengan realitas pendidikan tingkat menengah. 

Sebulan berselang, tepatnya 11 Februari 2026, 16 mahasiswa dari Universitas Negeri Malang juga menjalani serah terima di Aula MTsN 2 Kota Malang. Mereka berasal dari Prodi Bahasa Arab, Bimbingan dan Konseling, Bahasa Inggris, serta Seni Rupa. Dosen Pembimbing Lapangan Prof. Dra. Nunung Suryati, M.Ed., Ph.D., menekankan bahwa asistensi mengajar adalah fase pembentukan profesionalitas. Mahasiswa dituntut adaptif, komunikatif, dan mampu mengelola kelas secara nyata, bukan simulasi.

Kepala MTsN 2 Kota Malang, Mokhamad Amin Tohari, S.Ag., M.Pd.I., menyebut kehadiran mahasiswa praktikan bukan hal baru bagi madrasahnya. Ia melihat MTsN 2 telah berkembang menjadi salah satu rujukan praktik mengajar karena kultur akademiknya yang terbuka dan sistem pembinaan guru pamong yang terstruktur.

Keterlibatan mahasiswa menghadirkan energi baru dan pertukaran gagasan yang memperkaya praktik pembelajaran. “Madrasah siap menjadi ruang belajar bersama. Kehadiran mahasiswa asistensi mengajar merupakan bagian dari sinergi strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membentuk calon guru yang profesional, berintegritas, dan adaptif,” ujarnya.

Baca Juga : Pengamanan Laga Arema FC vs Semen Padang Libatkan 652 Personel Gabungan

Selama empat bulan, Februari hingga Mei 2026, para mahasiswa akan terlibat langsung dalam pembelajaran, penyusunan perangkat ajar, hingga evaluasi. Mereka tidak hanya berdiri di depan kelas, tetapi juga berinteraksi dengan karakter siswa yang beragam, mengikuti ritme kerja guru, serta memahami tata kelola madrasah.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa proses mencetak guru tidak berhenti di bangku kuliah. Ia bergerak di ruang kelas yang hidup, di tengah interaksi nyata antara pendidik dan peserta didik. Di titik itulah MTsN 2 Kota Malang memposisikan diri sebagai tempat belajar bersama, bukan hanya bagi siswa, tetapi juga bagi calon guru masa depan.


Topik

Pendidikan MTsN 2 Kota Malang UIN Maliki Malang mahasiswa keguruan Program Asistensi Mengajar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan