JATIMTIMES - Nama aktor Baskara Mahendra mendadak trending di Google Trends hingga Jumat (13/2/2026) sore. Bukan karena film atau proyek akting terbaru, melainkan karena namanya ikut terseret dalam perseteruan panas antara netizen Korea Selatan (KNetz) dan warganet Asia Tenggara di platform X.
Awalnya, polemik ini dipicu insiden dalam konser DAY6 yang digelar di Malaysia. Sejumlah fansite asal Korea Selatan disebut membawa kamera profesional dan lensa tele, padahal aturan promotor sejak awal melarang perangkat tersebut. Teguran dari panitia dan petugas keamanan sempat memicu ketegangan. Situasi mereda setelah para fansite menyampaikan permintaan maaf.
Baca Juga : Arema v Semen Padang: Polisi Siapkan Pengamanan Berlapis, CCTV Dipantau
Namun persoalan melebar ke media sosial. Sejumlah KNetz melontarkan komentar bernada rasis yang menyinggung fisik, warna kulit, hingga kondisi ekonomi masyarakat Asia Tenggara. Respons keras pun bermunculan, termasuk dari netizen Indonesia. Perdebatan yang semula soal tata tertib konser berubah menjadi saling serang opini lintas negara.
Di tengah suasana yang memanas, nama Baskara Mahendra ikut terbawa arus. Hal ini berawal dari seorang netizen Indonesia yang menggunakan foto aktor tersebut sebagai foto profil akun X miliknya.
Tanpa mengetahui bahwa foto itu milik aktor Indonesia, seorang pengguna asal Korea Selatan mengunggah ulang gambar tersebut disertai komentar bernada menghina. Ia bahkan membandingkan wajah Baskara dengan pekerja pabrik dan menyebutnya tidak sesuai standar fisik tertentu.
Unggahan itu langsung menyulut reaksi. Netizen Indonesia membela Baskara dan mengecam hinaan fisik yang dilontarkan. Banyak yang menyayangkan perundungan yang menyasar figur publik yang tidak ada kaitannya dengan persoalan awal.
Sebagai bentuk pembelaan, warganet Indonesia ramai-ramai mengunggah foto serta potret video Baskara Mahendra di kolom komentar. Aksi itu dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa aktor tersebut memiliki penampilan yang dinilai karismatik dan berkarakter.
Baca Juga : 45 Ucapan Happy Valentine 2026 dalam Bahasa Indonesia, Inggris, dan Korea Lengkap dengan Artinya
Tak sedikit pula yang menyindir standar kecantikan di Korea Selatan yang kerap diasosiasikan dengan prosedur operasi plastik. Perdebatan pun semakin ramai dan semakin jauh dari isu konser.
Baskara Mahendra sendiri tak memberikan tanggapan langsung soal hinaan tersebut. Melalui Instagram Story, ia justru mengunggah pesan bernada positif.
Alih-alih membahas polemik, ia mengapresiasi negara-negara Asia Tenggara yang aktif mempromosikan grup lokal di media sosial. Sikap tersebut dinilai sebagian netizen sebagai respons tenang di tengah riuhnya perdebatan antara KNetz dengan wargenet Asia, termasuk Indonesia.
