Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Profil

Tutup Usia, Adi Sutarwijono Dikenal Pengayom dan Merangkul Meskipun kepada Lawan

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : A Yahya

11 - Feb - 2026, 08:15

Placeholder
Almarhum Adi Sutarwijono semasa hidup

JATIMTIMES - Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono meninggal dunia saat menjalani  perawatan medis di RS MRCCC Siloam Jakarta, Selasa (10/2/2026) malam.

Sontak kabar ini membuat suasana Gedung DPRD Surabaya tempat Cak Awi sapaan akrabnya berkantor diselimuti duka.  

Baca Juga : Sidak Pasar Bunulrejo, Satgas Pangan Pastikan Harga dan Stok Bapokting Aman Jelang Ramadan

Sekretaris DPRD Surabaya, Ir Musdiq Ali Suhudi MT membenarkan kabar tersebut. Dia mengabarkan, Adi Sutarwijono berpulang pada Selasa 10 Februari 2026 pukul 20.36 WIB. "Kabar yang kami dapat dari pihak keluarga seperti itu," ujarnya.

Dia mengatakan, jenazah akan dibawa dari Jakarta ke Surabaya pada Rabu (11/2/2026) siang dan akan disemayamkan di Grand Heaven, Taman, Sidoarjo.

Musdik menjelaskan, usai disemayamkan rencananya jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Keputih pada Kamis (12/2/20206).

Sekretariat DPRD Surabaya, kata dia, sangat berduka atas kepergian Adi Sutarwijono. Menurutnya, selama memimpin DPRD Surabaya yang bersangkutan cukup baik dan berdedikasi  termasuk dalam memberi arahan dan koordinasi soal ritme kerja di DPRD Surabaya.

 "Dalam catatan kami Pak Adi cukup bagus dan berintegritas, kami kerap terbantu dalam hal koordinasi, termasuk soal tugas pokok dan fungsi terutama kami yang ada di sekretariat," ujarnya.

Dia menegaskan, pilmpinan dan seluruh staf maupun karyawan ikut berbelasungkawa. "Semoga Pak Adi diberi jalan lapang dan keluarga yang ditinggalkan mendapat keaabaran," ujarnya.

Duka juga menyelimuti para kolega Adi Sutarwijono di DPRD Surabaya. 

Ketua Fraksi PDIP, Budi Leksono mengaku sangat kehilangan rekan seperjuangan. Menurutnya, duka yang dirasakan atas kepergian Adi Sutarwijono tak hanya di DPC PDP Surabaya tapi juga di lingkungan DPRD Surabaya.

"Sebagai kader, beliau cukup bagus dan banyak memberi arahan positif. Sebagai anggota dewan, yang bersangkutan cakap dalam mengurai setiap persoalan," katanya.

Baca Juga : Romi ‘The Jahat’ Meninggal Dunia, Ini Jejak Perjalanannya

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni juga  mengaku sangat kehilangan kawan seperjuangan di DPRD Surabaya.

"Bagaimanapun Mas Adi banyak memberi warna dalam perkembangan Kota Surabaya," ujar Cak Toni sapaan karib politisi Golkar tersebut.

Dia mengatakan, selama dirinya duduk bersama Adi Sutarwijono di pimpinan DPRD Surabaya, banyak pelajaran yang bisa dipetik. "Soal demokrasi itu pasti, kerap Mas Adi mengingatkan kami untuk fokus sebagai legislator agar mengesampingkan ego sektoral. Sebab saat kita duduk di DPRD maka harus siap menghibahkan dirinya untuk rakyat secara keseluruhan," ujarnya.

Cak Toni juga menyebut soal kesabaran. Menurutnya, berada di puncak kepemimpinan DPRD Surabaya tak lantas membuat Adi Sutarwijono yang merupakan mantan wartawan berlaku sewenang-wenang.

"Sebagai politisi cukup sabar, benturan, serangan, tidak dihadapi dengan amarah. Ini yang membuat kami banyak belajar," ujar pria yang juga mantan wartawan tersebut.

Dia berharap dengan berpulangnya Ketua DPRD Surabaya tidak lantas mengendorkan semangat para anggota dewan dalam mengabdi untuk masyarakat namun jadi pelecut semangat lantaran banyak hal positif yang bisa diambil dari almarhum.

"Selamat jalan kawan, semoga damai di alam sana," imbuh Cak Toni.


Topik

Profil Adi Sutarwijono ketua dewan Surabaya meninggal PDIp Surabaya



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

A Yahya