JATIMTIMES - Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) menjadi tahapan krusial dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Tanpa PDSS yang terisi dan difinalisasi oleh sekolah, siswa tidak akan bisa mengikuti jalur seleksi prestasi untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN).
PDSS sendiri merupakan sistem basis data nasional yang memuat profil sekolah serta nilai akademik siswa. Data inilah yang nantinya digunakan sebagai dasar penilaian SNBP. Karena perannya sangat penting, sekolah diminta cermat dan tidak menunda proses pengisian hingga mendekati tenggat.
Baca Juga : Harlah 1 Abad NU 2026: Kilas Balik Sejarah dan Perannya dari Kemerdekaan hingga Mendunia
Batas Waktu Pengisian PDSS 2026
Berdasarkan informasi dari laman resmi SNPMB, pengisian PDSS sudah dibuka sejak 5 Januari 2026 dan akan ditutup pada 2 Februari 2026. Sekolah sangat disarankan menyelesaikan pengisian lebih awal guna menghindari kendala sistem akibat lonjakan akses di hari terakhir.
Sementara itu, jadwal terkait lainnya adalah:
• Registrasi akun SNPMB sekolah: 5–26 Januari 2026
• Registrasi akun SNPMB siswa: 12 Januari – 18 Februari 2026
• Pendaftaran SNBP: 3–18 Februari 2026
• Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026
• Unduh kartu peserta SNBP: 3 Februari – 30 April 2026
Cara Pengisian PDSS 2026 secara Manual
Mengacu pada Panduan Pengisian PDSS 2026 Manual dari SNPMB, pengisian manual dilakukan melalui empat tahap finalisasi yang berurutan.
1. Finalisasi Data Sekolah
Sekolah login melalui pdss.snpmb.id menggunakan akun SNPMB.
Operator memeriksa profil sekolah, kepala sekolah, dan operator. Data tersebut berasal dari sistem pusat sehingga tidak bisa diubah di PDSS.
Sekolah kemudian memilih jenis studi dan kuota. Sekolah Kurikulum Merdeka akan menyesuaikan sistem, sedangkan sekolah Kurikulum 2013 tetap menggunakan jurusan MIPA/IPS. Setelah benar, lakukan finalisasi.
2. Finalisasi Data Siswa
Sekolah menambahkan siswa eligible berdasarkan NISN, baik satu per satu maupun lewat unggah file Excel. Urutan input siswa menentukan peringkat. Setelah sesuai, data siswa difinalisasi.
3. Finalisasi Data Kurikulum
Sekolah memilih kurikulum per semester, menentukan mata pelajaran, serta mengisi jam pelajaran atau KKM sesuai kurikulum yang digunakan. Setelah lengkap, tahap ini difinalisasi.
4. Finalisasi Nilai
Baca Juga : Catat Tanggalnya! Deretan Fenomena Astronomi Februari 2026 yang Sayang Dilewatkan
Nilai tiap mata pelajaran diinput per siswa atau lewat unggah massal. Nilai wajib terisi. Jika mapel pilihan tidak diambil, kolom dapat diisi tanda “X”. Finalisasi nilai menjadi tahap terakhir dan tidak bisa dibatalkan.
Pengisian PDSS Lewat e-Rapor
Sekolah yang menggunakan sistem e-Rapor memiliki keuntungan tambahan berupa penambahan kuota siswa eligible sebesar 5%.
Berdasarkan Panduan PDSS 2026 e-Rapor dari SNPMB, tahapannya lebih ringkas:
• Finalisasi Data Sekolah
Pastikan data e-Rapor lengkap, lalu login PDSS dan aktifkan fitur e-Rapor. Periksa data profil, kemudian finalisasi.
• Finalisasi Nilai
Siswa eligible ditambahkan, lalu sistem otomatis menarik nilai dari e-Rapor. Status penarikan bisa “Diproses”, “Sukses”, atau “Data tidak ditemukan”. Jika ada kesalahan, perbaikan dilakukan di sistem e-Rapor, bukan di PDSS.
Setelah semua sukses, sekolah melakukan finalisasi nilai dan mengunduh bukti finalisasi.
Dampak Jika Sekolah Terlambat Mengisi PDSS
Keterlambatan atau kelalaian dalam pengisian PDSS berdampak serius:
• Siswa otomatis gagal ikut SNBP karena data tidak masuk sistem
• Siswa kehilangan kesempatan masuk PTN tanpa tes
• Reputasi sekolah bisa menurun di mata masyarakat
• Potensi protes dari siswa dan orang tua meningkat
Karena itu, ketelitian operator sekolah sangat menentukan masa depan siswa.
PDSS bukan sekadar administrasi, tetapi pintu utama siswa menuju jalur SNBP. Sekolah perlu memastikan seluruh tahapan diisi benar dan difinalisasi sebelum 2 Februari 2026. Keterlambatan sedikit saja bisa berakibat besar bagi peluang siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.
