Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Agama

Keutamaan 10 Hari Kedua Ramadan Beserta Amalan yang Dianjurkan Dilakukan

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

10 - Mar - 2025, 18:28

Placeholder
Ilustrasi bulan Ramadan. (Foto Pixabay)

JATIMTIMES - Ramadan menjadi bulan mulia yang penuh berkah. Pada 10 hari pertama Ramadan dikenal sebagai fase rahmat saat Allah SWT melimpahkan kasih sayang-Nya kepada hamba-Nya.

Diketahui, keutamaan bulan Ramadan terbagi menjadi tiga fase: awal, yang mencakup 10 hari pertama; pertengahan, yaitu hari ke-11 hingga ke-20; dan akhir, yakni hari ke-21 hingga ke-30.

Baca Juga : Kerajaan Lamuri, Kerajaan Hindu Tertua di Aceh yang Jadi Cikal Bakal Kesultanan Aceh

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi, Rasulullah SAW bersabda:

“Adalah bulan Ramadan, awalnya rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari api neraka.” (HR. Baihaqi). 

Keutamaan 10 Hari Kedua Ramadan 

Melansir laman NU Online dan berbagai sumber lainnya, berikut sejumlah keutamaan 10 hari kedua Ramadan:

1. Wujud Istiqomah

Salah satu keistimewaan dari 10 hari kedua bulan Ramadan adalah terciptanya keteguhan hati dalam menjalankan ibadah. Umat muslim yang berhasil menjalani 10 hari pertama bulan Ramadan dengan menjalankan rangkaian ibadah ditengah kesibukan, itu artinya mereka telah menunjukkan ikhtiar meraih berkah dan pahala dari Dzat Yang Maha Agung.

"Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan penuh keberkahan. Allah SWT telah mewajibkan kepada kalian berpuasa di dalamnya, di bulan itu pintu-pintu langit akan dibuka dan pintu-pintu neraka akan ditutup, di bulan itu setan-setan akan diikat, di bulan itu ada malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa terhalang mendapatkan kebaikannya maka sungguh ia telah terhalang," (HR. An-Nasai).

2. Jauh dari Godaan Duniawi

Menjalankan rangkaian ibadah bulan Ramadan di 10 hari kedua artinya sebuah bukti bahwa orang tersebut mampu menahan dan menjauhkan diri dari godaan duniawi yang berlebihan.

Tidak seperti banyak orang yang memilih menghabiskan waktu untuk berbincang-bincang dengan teman-teman mereka, misalnya untuk buka puasa bersama, atau yang meninggalkan salat Tarawih dengan alasan menyiapkan keperluan lebaran.

Islam mengajarkan bahwa dunia ini penuh dengan ujian, sehingga manusia perlu memiliki iman yang kuat untuk menyelesaikan ujian tersebut.

3. Dikabulkan Doa-doa

Keutamaan 10 hari kedua puasa Ramadan selanjutnya adalah dosa-dosa terampuni. Sebagaimana yang dikutip dalam hadits berikut.

"Siapa yang puasa Ramadan dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu. Dan siapa yang bangun malam Qadar dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu," (HR. Bukhari Muslim). 

4. Mendapat Kebahagiaan dan Keberkahan

Sepanjang bulan Ramadan, umat muslim wajib hukumnya untuk berpuasa. Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa keutamaan yang didapatkan bagi orang yang mengerjakannya adalah diberikan kebahagiaan dan keberkahan. Hal itu diterangkan dalam sebuah hadits berikut:

"Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya," (HR. Muslim).

Selain itu, hadits dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda:

"Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan penuh keberkahan. Allah SWT telah mewajibkan kepada kalian berpuasa di dalamnya, di bulan itu pintu-pintu langit akan dibuka dan pintu-pintu neraka akan ditutup, di bulan itu setan-setan akan diikat, di bulan itu ada malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa terhalang mendapatkan kebaikannya maka sungguh ia telah terhalang," (HR. An-Nasai). (2)

5. Pahala Dilipatgandakan

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW mengungkapkan:

"Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah SWT berfirman (yang artinya) "Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku," (HR. Muslim).

Berdasarkan hadits tersebut dapat diketahui bahwa seseorang yang melakukan kebaikan pada bulan Ramadan, termasuk pada 10 hari kedua bulan Ramadan.

6. Menjadi Pribadi Lebih Baik

Menjadi orang yang mampu menjalankan ibadah Ramadan di 10 hari kedua tentunya ialah sebuah berkah karena mampu istiqomah akan amal ibadah yang dijalaninya, ia akan menjadi orang yang semakin dekat dengan Allah dan menjadi pribadi yang lebih baik. 

7. Bulan Ditutupnya Pintu Neraka

Setiap malam di bulan Ramadan semua pintu neraka ditutup, setan-setan dibelenggu, dan pintu-pintu surga dibuka. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi.

إذَا كَانَ أوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِرَمَضَانَ صُفِّدَتْ الشَّيَاطِيْنُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ وَغُلِّقَتْ أبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَفُتِّحَتْ أبْوَابُ الجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَيُنَادِيْ مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلِكَ كُلُّ لَيْلَةٍ

Artinya: Jika awal Ramadan tiba, maka setan-­setan dan jin dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka. Sedangkan pintu-pintu surga dibuka, dan tidak satu pintu pun yang ditutup. Lalu ada seruan (pada bulan Ramadan); Wahai orang yang menginginkan kebaikan, datanglah. Wahai orang yang ingin kejahatan, tahanlah dirimu. Pada setiap malam Allah SWT memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka. (HR Tirmidzi). 

Amalan 10 Hari Kedua Bulan Ramadan

Adapun sejumlah ibadah yang dapat dikerjakan umat muslim pada 10 hari kedua bulan Ramadan, di antaranya:

1. Puasa

Baca Juga : Buya Yahya Ungkap Ciri-Ciri Orang Puasa yang Sia-Sia, Apakah Kamu Termasuk? 

Amalan yang paling utama pada bulan Ramadhan adalah berpuasa. Hal itu juga berlaku pada 10 hari bulan Ramadan.

Rasulullah SAW bersabda, "Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan akan berlipat menjadi 10 kebaikan sampai 700 kali lipat. Allah Azza wa Jalla berfirman, 'Kecuali puasa, sungguh ia bagianku dan Aku sendiri yang akan membalasnya, karena (orang yang berpuasa) telah meninggalkan syahwatnya dan makannya karena Aku. Bagi orang yang berpuasa, ia mendapat dua kegembiraan; gembira ketika berbuka puasa dan gembira ketika berjumpa Tuhannya. Dan, sesungguhnya, bau tidak sedap mulutnya lebih wangi di sisi Allah daripada bau minyak kasturi." (HR. Bukhari dan Muslim). (4)

2. Salat Tarawih

Ibadah selanjutnya yang dapat umat muslim amalkan untuk 10 hari kedua bulan Ramadan adalah salat Tarawih. Pasalnya, salat Tarawih termasuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dan bernilai pahala besar.

Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa menunaikan salat malam dibulan Ramadan dengan keimanan dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim). 

3. Salat Malam

Selain salat Tarawih, umat muslim juga dianjurkan melakukan salat malam pada bulan Ramadan, termasuk pada 10 hari kedua bulan Ramadan. Salat malam yang dimaksud adalah salat Tahajjud, salat Taubat, salat Hajat, dan salat-salat sunnah lainnya.

Allah SWT berfirman:

وَعِبَادُ الرَّحۡمٰنِ الَّذِيۡنَ يَمۡشُوۡنَ عَلَى الۡاَرۡضِ هَوۡنًا وَّاِذَا خَاطَبَهُمُ الۡجٰهِلُوۡنَ قَالُوۡا سَلٰمًا‏ ٦٣ وَالَّذِيۡنَ يَبِيۡتُوۡنَ لِرَبِّهِمۡ سُجَّدًا وَّقِيَامًا‏ ٦٤

Artinya: Dan, hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. Dan, orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka." (QS. al-Furqaan [25]: 63-64). (4)

4. Bersedekah

Bersedekah termasuk ibadah yang sangat bernilai di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam sangat dianjurkan untuk melakukannya, terutama di bulan Ramadan, misalnya dengan memberi makanan untuk berbuka.

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan di antara manusia manusia yang lain. Namun, beliau lebih dermawan ketika di bulan Ramadan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda, "Shadaqah yang paling utama adalah shadaqah pada bulan Ramadhan." (HR. Tirmidzi).

5. Membaca Al-Quran

Amalan berikutnya adalah membaca Al-Quran. Sebab membaca al-Quran termasuk ibadah yang agung, apalagi bila dilakukan di bulan Ramadan.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,

"Bacalah al-Qur'an, sesungguhnya ia akan datang memberikan syafaat kepada para pembacanya pada hari kiamat." (HR. Ahmad) (4)

6. Berdzikir

Ramadan merupakan bulan yang memiliki banyak waktu mulia dan utama. Oleh karena itu, umat muslim hendaknya memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbanyak dzikir kepada Allah SWT terutama pada waktu-waktu istijabah.

Adapun waktu-waktu istijabah pada 10 hari bulan Ramadhan, yaitu saat berbuka puasa dan sepertiga malam terakhir. (4)

7. Berdoa

Seperti yang disebutkan di atas bahwa salah satu keutamaan dari 10 hari kedua bulan Ramadan adalah dikabulkannya doa-doa. Maka dari itu, amalan yang dianjurkan pada fase kedua ini adalah memperbanyak doa.

Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُههُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِيَرْفَعُهَا اللَّهُ فَوْقَ الْغَمَامِ وَيَفْتَحُ لَهَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ وَيَقُولُ الرَّبُّ وَعِزَّتِي لَأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ

Artinya: "Dari Abu Hurairah dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, "Tiga orang yang doa mereka tidak tertolak, yaitu seorang yang berpuasa hingga berbuka, seorang imam (penguasa) yang adil dan doanya orang yang dizalimi. Allah akan mengangkat doanya ke atas awan, dan membukakan baginya pintu-pintu langit, seraya berfirman, "Demi kemuliaan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski beberapa saat lamanya." (HR. At-Tirmidzi, no 3522) (5)

8. Memberi Makan Orang yang Berpuasa

Amalan berikutnya adalah memberi makan orang yang berpuasa. Seperti sabda Rasulullah SAW, "Barang siapa memberi makan orang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun" (HR. Ahmad) (2). 

Demikian penjelasan lengkap mengenai keutamaan 10 hari kedua Ramadan beserta amalan yang dianjurkan. Semoga bermanfaat! 


Topik

Agama Ramadan amalan 10 ramadan puasa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya