Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Jembatan Kali Complang Ambruk, BPBD Blitar Lakukan Asesmen

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Nurlayla Ratri

25 - Feb - 2025, 19:36

Placeholder
Jembatan Kali Complang ambruk akibat hujan deras, akses warga terputus.

JATIMTIMES- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, pada Senin (24/2/2025) sore mengakibatkan Jembatan Kali Complang ambrol. Jembatan yang menghubungkan Desa Ponggok dan Desa Kebonduren itu runtuh, membuat akses warga terputus total.

Warga sekitar, yang sebelumnya sempat melihat retakan kecil di badan jembatan, tak menyangka infrastruktur itu akan roboh secepat ini. Kini, mereka harus menempuh jalur memutar sejauh 6 kilometer untuk mencapai desa seberang.

Baca Juga : Penghuninya Terpaksa Ngungsi Usai Atap Ambruk, Rumah Warga Sisir Kota Batu Dapat Bantuan Rehabilitasi

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Berttyanto, membenarkan adanya laporan terkait putusnya jembatan tersebut. "Laporan masuk ke kami tadi malam. Akibat hujan deras, badan jembatan longsor," ujarnya, Selasa (25/2/2025).

Ivong menjelaskan, pihaknya telah menugaskan tim untuk melakukan asesmen di lokasi kejadian. Hasil kajian ini nantinya akan disampaikan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna menentukan langkah penanganan. "BPBD yang melakukan asesmen. Tindak lanjut penanganannya akan kami sampaikan ke OPD terkait. Misalnya, jika perlu rekonstruksi bangunan, akan ditangani oleh DPUPR," tambahnya.

Jembatan Tua yang Tak Kuat Menahan Derasnya Hujan

Dari hasil pantauan sementara, Ivong mengungkapkan bahwa usia jembatan sudah cukup tua. Struktur bangunan yang mulai melemah diperparah dengan intensitas hujan yang tinggi, menyebabkan pondasi jembatan tak lagi mampu menahan tekanan air sungai yang meluap.

"Jalur kendaraan di jembatan itu juga lumayan padat. Jembatan tersebut merupakan akses utama warga dua desa menuju pasar dan pusat aktivitas lainnya," jelasnya.

Baca Juga : Meski Anggaran Diefisiensi, Pendidikan di Kota Malang Dipastikan Tak Terdampak

Situasi ini menambah daftar panjang infrastruktur yang ambruk di musim penghujan. Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk membangun kembali jembatan agar aktivitas mereka tidak terganggu lebih lama.

Sementara itu, akses menuju jembatan yang putus telah ditutup oleh warga dengan pemasangan bambu dan tanda peringatan. 

Kini, masyarakat hanya bisa menunggu kepastian dari pemerintah terkait rekonstruksi jembatan tersebut. Jika tak segera ditangani, selain menghambat aktivitas ekonomi, kondisi ini juga berpotensi membahayakan keselamatan warga yang tetap nekat melintas dengan perahu darurat.


Topik

Peristiwa Blitar BPBD Jembatan Kali Complang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Nurlayla Ratri