JATIMTIMES - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik 961 kepala daerah, termasuk gubernur-wakil gubernur, wali kota-wakil wali kota dan bupati-wakil bupati pada Kamis (20/2/2025) di Istana Negara.
Di antara para kepala daerah tersebut, Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara untuk periode 2025-2030.
Baca Juga : Presiden Prabowo Beri Pesan kepada 961 Kepala Daerah yang Dilantik: Perjuangkan Hidup Rakyat
Momen pelantikan Sherly Tjoanda ini pun menarik perhatian publik karena posisi Sherly sebagai pengganti suaminya yang meninggal dunia saat kampanye. Selain itu, ia juga didapuk menjadi gubernur terkaya di Indonesia.
Kekayaan Sherly Tjoanda versi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang terdaftar pada Oktober 2024 mencapai Rp709 miliar.
Alhasil, banyak yang penasaran dengan sosok dan latar belakang Sherly Tjoanda ini hingga namanya menduduki jajaran trending Google Trend pada Kamis (20/2/2025) sore.
Profil Sherly Tjoanda
Sherly Tjoanda merupakan istri dari mendiang Benny Laos yang meninggal dunia dalam insiden meledaknya Speedboat Bela 72 di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Sabtu (12/10/2024).
Dirangkum dari berbagai sumber, Sherly diketahui lahir pada Agustus 1982, sehingga kini usianya menginjak 42 tahun. Dia pernah mengenyam pendidikan di berbagai kota sebelum melanjutkan kuliah di Universitas Petra Surabaya dan mengambil jurusan International Business Management.
Pada 2004, Sherly berhasil menyelesaikan program double degree di Inholland University, Belanda. Jejak pendidikannya itu menjadi bekal penting dalam kehidupan dan profesinya sampai sekarang.
Sekitar tahun 2005, Sherly menikah dengan Benny Laos. Rumah tangganya kemudian dikaruniai tiga anak, yakni Bennet Edbert Laos, Beneisha Edelyn Laos, dan Benedictus Edrick Laos.
Sebelum masuk politik, Sherly lebih dulu menekuni sektor bisnis. Tercatat, dia pernah menyemat posisi strategis di sejumlah perusahaan, termasuk menjadi Direktur PT Bela Group, sebuah perusahaan yang dikelola bersama suaminya.
Pengalamannya di pemerintahan menjadi bekal yang sangat berharga saat ia melangkah ke arena politik yang lebih tinggi.
Ia mendapatkan dukungan luas dari berbagai kalangan, terutama dari komunitas perempuan yang melihatnya sebagai sosok inspiratif.
Pencalonannya sebagai Gubernur Maluku Utara merupakan langkah yang berani, terutama setelah kehilangan suaminya. Namun, Sherly berhasil menunjukkan bahwa ia mampu melanjutkan visi dan misi suaminya untuk memajukan daerah tersebut. Kemenangannya dalam Pilkada 2024 menjadi bukti nyata bahwa masyarakat percaya akan kemampuannya untuk memimpin.
Baca Juga : Nikita Mirzani dan Asisten Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan Reza Gladys
Bicara kekayaan, data LHKPN KPK mengungkap hartanya yang mencapai Rp709.760.235.594 atau Rp709 miliar. Data tersebut disampaikan pada 16 Oktober 2024 dalam jenis laporan khusus.
Harta Sherly itu terdiri atas beberapa komponen berbeda. Berikut ini di antaranya:
-Tanah dan Bangunan: Rp. 201.133.967.263
-Alat Transportasi dan Mesin: Rp7.063.315.200
-Harta Bergerak Lainnya: Rp37.575.000.000
-Surat Berharga: Rp245.324.000.000
-Kas dan Setara Kas: Rp146.173.849.119
-Harta Lainnya: Rp96.968.144.090
Selain beberapa komponen di atas, Sherly juga mencantumkan utang sebesar Rp24.478.040.078. Setelah dijumlahkan semuanya, total kekayaan yang dimiliki mencapai Rp709.760.235.594 atau Rp709 miliar.
