Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kesehatan

Menangis di Malam Hari Bisa Turunkan Berat Badan? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

29 - Jan - 2025, 17:55

Placeholder
Ilustrasi seorang perempuan menangis. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Siapa sangka, menangis ternyata tidak hanya melegakan hati, tetapi juga dapat membantu menurunkan berat badan. Studi terbaru yang dilansir dari AsiaOne menyebutkan bahwa menangis antara pukul 7 hingga 10 malam memiliki efek unik bagi tubuh, termasuk membantu pembakaran lemak.

Menurut laporan tersebut, waktu ini menjadi momen ideal karena hormon kortisol, yang berperan dalam pelepasan lemak, mencapai puncaknya di jam-jam tersebut. Saat seseorang menangis karena emosi alami seperti kesedihan, marah, atau kekecewaan, tubuh melepaskan kortisol yang dapat membantu proses pembakaran lemak. 

Baca Juga : Identitas Mayat Pria yang Ditemukan di Hutan Jombang Terungkap

William Frey, seorang ahli biokimia ternama, menjelaskan bahwa air mata akibat stres memiliki kemampuan untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Jenis air mata yang berhubungan dengan perasaan ini disebut air mata psikis, berbeda dari air mata basal yang menjaga kelembapan mata atau air mata refleks yang muncul akibat polusi.

Menariknya, penelitian ini menemukan bahwa menangis secara emosional dapat meningkatkan detak jantung. Detak jantung yang meningkat ini berkontribusi pada pembakaran kalori oleh otot jantung, meskipun dalam jumlah kecil. 

Namun, perlu diingat bahwa menangis yang berpengaruh pada pembakaran lemak hanya terjadi jika didorong oleh emosi alami, bukan tangisan yang dipaksakan. Jadi, menangis karena film sedih atau kejadian emosional yang nyata mungkin lebih efektif dibanding sekadar pura-pura menangis. 

Meski ada manfaat yang tidak terduga, menangis terlalu sering juga tidak dianjurkan. Jika seseorang terus-menerus menangis disertai hilangnya nafsu makan dan berat badan, bisa jadi itu merupakan gejala depresi. Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya segera konsultasikan dengan ahli kesehatan mental. 

Baca Juga : Pakar Timur Tengah Tanggapi Wacana Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia: Solusi atau Perangkap Politik?

Jadi, siapa yang menyangka bahwa menangis di malam hari punya manfaat lebih dari sekadar pelampiasan emosi? Namun ingat, tetap jaga kesehatan mental dan cari bantuan jika tangisan sudah menjadi hal yang terlalu sering terjadi.


Topik

Kesehatan kesehatan mental william frey menangis hormon kortisol



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya