JATIMTIMES - Viral kendaraan pikap tercebur ke sungai yang ada di kawasan Jalan Kampung Panarukan, Kelurahan Panarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/12/2024). Berdasarkan pendalaman polisi, penyebab pikap nyemplung sungai tersebut lantaran sang pengemudi lupa mengaktifkan rem tangan saat mengangkut pasir.
Peristiwa tersebut kemudian viral ke sejumlah akun media sosial (medsos) Instagram dan WhatsApp Grup (WAG). Berdasarkan rekaman video amatir, terlihat sejumlah orang dan pihak kepolisian sedang berupaya menarik pikap dari dalam sungai menggunakan tali tampar dan mobil derek.
Baca Juga : Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Warga Sananwetan Meninggal Dunia di Jalan Kenari Blitar
Ketika dikonfirmasi, Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang Ipda Joko Taruna menyebut, kejadian viral pikap tercebur sungai tersebut terjadi pada Minggu (15/12/2024) sekitar pukul 08.00 WIB.
"Nihil korban jiwa pada laka tunggal tersebut, hanya kerugian material," ujar Perwira Polri yang karib disapa Jotar ini saat dikonfirmasi JatimTIMES, di sela agenda penanganan laka tunggal.
Data kepolisian mengungkapkan, identitas pengemudi pikap diketahui bernama Raifal Gilang Ramadhan. Sopir berusia 21 tahun tersebut merupakan warga Kelurahan Panarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
"Penyebab laka tunggal karena pengemudi lupa menarik handrem," ujar Jotar.
Baca Juga : Mr. X Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Aliran Sungai Brantas Kota Malang
Kronologi bermula saat Kendaraan Mitsubishi Pikap nomor polisi (nopol) AG 9725 RK yang dikemudikan Raifal berhenti di pinggir sungai. Ketika itulah, pengemudi pikap lupa menarik tuas handrem. "Kemudian ditinggal menaikkan muatan pasir," terang Jotar.
Beberapa saat kemudian, ketika sedang menaikkan muatan pasir itulah pikap tiba-tiba meluncur ke depan dan tercebur ke sungai. "Kendaraan kemudian dievakuasi menggunakan mobil derek," pungkas Jotar.
