Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Trend Facekini di China, Ternyata Ini Manfaatnya

Penulis : Irsya Richa - Editor : Nurlayla Ratri

04 - Oct - 2024, 14:36

Placeholder
Pengunjung yang menggunakan facekini di pantai. (Foto: pinterest)

JATIMTIMES - Trend Facekini tengah ramai bagi masyarakat di China. Mereka menggunakan trend ini saat ke pantai. Alasannya, karena takut wajah jadi gosong.

Facekini merupakan nama yang diplesetkan dari kata face dan bikini ini dipakai untuk melindungi wajah pemakainya dari terik sinar matahari. Bentuk facekini menyerupai sarung kepala yang hanya dilubangi pada bagian mata, hidung, dan mulut.

Baca Juga : Setelah Kaesang, Kini Netizen Bagikan Poster Orang Hilang untuk Cari Keberadaan Gibran

Biasanya sarung kepala ini dipakai pada pemain ski, pembalap, pekerja lapangan konstruksi, atau bahkan diasosiasikan dengan perampok atau penjahat di film-film.

Hal ini dikupas Skincare Educator dr. Giovanni Mustopo di sosial medianya baru-baru ini. “Di China sana ada tren facekini ada-ada aja ya, facekini digunakan mereka supaya wajah mereka gak gosong waktu lagi berjemur di pantai,” ungkap dokter Gio.

Ternyata, facekini terbuat dari bahan unit protection factor (UPF). Bahan ini memang khusus untuk menangkal agar sinar matahari tidak bisa menembus kulit.

“Tapi kalau kamu gak mau pakai facekini, merasa aneh kalau ke pantai, ya udah. Ada solusi yang bikin penampilan kamu nggak berubah dan gak mencolok,” imbuh dokter Gio dikutip JatimTIMES, Jumat (4/10/2024).

Jika ingin terhindar dari paparan sinar matahari bisa menggunakan sunscreen. Tapi sunscreen yang boleh digunakan saat di pantai dengan kandungan Sun Protection Factor (SPF) di atas 50.

Baca Juga : Maarten Paes Cedera, Apakah Bisa Perkuat Timnas Indonesia?

“Soalnya paparan sinar ultarviolet A dan B lebih banyak di sana dan kulit risiko buat terbakar. Karena di pantai kan gak ada awan gak ada gedung tinggi itu sinar UV  langsung kena ke kukit,” imbuh dokter Gio.

Dokter Gio juga mengimbau untuk selalu menggunakan ulang sunscreen dan jangan tipis-tipis. Pakai sunscreen secukupnya.

“Jangan lupa buat reapply dan pakainya gak boleh tipis tipis, pakai harus secukupnya,” imbau Gio.


Topik

Serba Serbi Facekini tren China



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Nurlayla Ratri