JATIMTIMES - Pada akhir September 2024, bumi memasuki musim tahunan hujan meteor Orionid, yang terkait erat dengan salah satu komet paling terkenal di dunia, yaitu Komet Halley, sebagaimana dilansir laporan Forbes, Jumat (27/9).
Hujan meteor ini menjadi salah satu momen astronomi yang ditunggu-tunggu karena menampilkan bintang jatuh yang indah di langit malam. Namun, kapan waktu terbaik untuk melihatnya?
Baca Juga : 9 Rekomendasi Produk Pemutih Ketiak dan Selangkangan, Pilihan Brand Lokal dengan Kandungan Terbaik!
Hujan meteor Orionid dimulai sejak Kamis, 26 September, dan akan berlangsung hingga Jumat, 22 November 2024. Meskipun Orionid sudah dapat terlihat pada awal-awal periode tersebut, momen puncaknya diprediksi terjadi pada Minggu malam, 20 Oktober hingga Senin dini hari, 21 Oktober. Pada puncak malam tersebut, para pengamat langit akan memiliki peluang terbaik untuk menyaksikan "bintang jatuh" dengan lebih intens.
Melansir American Meteor Society, hujan meteor Orionid biasanya tergolong sedang, dengan rata-rata sekitar 20 meteor per jam pada puncaknya. Namun, ada tahun-tahun tertentu di mana intensitasnya bisa mencapai 50 hingga 75 meteor per jam.
Pada tahun 2024, bulan sabit akan berada di langit malam selama malam puncak, yang dapat menyulitkan pengamatan karena cahaya bulan. Oleh karena itu, disarankan untuk mulai menyaksikan hujan meteor segera setelah malam mulai gelap sebelum bulan benar-benar terbit.
Bagi yang ingin melihat meteor Orionid di luar puncak malam, pastikan untuk memeriksa kalkulator bulan terbit dan terbenam, serta prediksi cuaca untuk menghindari gangguan visual.
Komet Halley dan Orionid: Apa Hubungannya?
Hujan meteor terjadi ketika potongan kecil batuan atau debu yang dikenal sebagai meteoroid masuk ke atmosfer Bumi dan terbakar, menciptakan jejak cahaya yang kita kenal sebagai "bintang jatuh". Hujan meteor Orionid disebabkan oleh sisa-sisa debu dari Komet Halley.
Meskipun komet ini terakhir kali melintasi Tata Surya bagian dalam pada tahun 1986 dan diperkirakan akan kembali pada tahun 2061, jejak debunya tetap berada di ruang angkasa dan melintasi orbit Bumi setiap tahun, memicu hujan meteor ini.
Menurut situs The Sky Live, saat ini Komet Halley berada di konstelasi Hydra, namun "bintang jatuh" Orionid yang bisa dilihat sebenarnya adalah serpihan kecil dari komet tersebut yang bergerak dengan kecepatan sekitar 41 mil per detik saat memasuki atmosfer Bumi.
Tips Melihat Hujan Meteor
Melihat hujan meteor membutuhkan persiapan yang baik. Berikut adalah beberapa tips dari NASA agar pengalaman kamu lebih menyenangkan dan sukses:
1. Cari Lokasi Gelap: Hindari polusi cahaya dari perkotaan. Semakin gelap lokasi kamu, semakin baik kemungkinan melihat meteor. Taman Langit Gelap Internasional adalah salah satu tempat ideal untuk mengamati langit malam.
2. Pilih Area dengan Langit Terbuka: Pastikan lokasi kamu tidak terhalang oleh gedung, pohon, atau gunung agar pandangan terhadap langit terbuka sepenuhnya.
Baca Juga : Kejar Deadline? Gunakan Jasa Cetak Cepat Ini, Hasil Dijamin Memuaskan!
3. Bersiap untuk Cuaca Dingin: Malam bisa sangat dingin, terutama di luar ruangan. Pakailah pakaian hangat dan bawa selimut jika diperlukan.
4. Bersabar dan Tetap Fokus: Jangan terburu-buru. Duduklah dengan nyaman dan siapkan waktu setidaknya setengah jam untuk menunggu meteor muncul. Kursi santai atau alas lantai bisa sangat membantu.
5. Tidak Perlu Teleskop atau Teropong: Alat bantu penglihatan ini malah bisa menghalangi pandangan kamu karena meteor bergerak sangat cepat. Lebih baik melihat langsung dengan mata telanjang.
6. Jaga Penglihatan Malam: Hindari melihat ponsel atau cahaya putih lainnya karena bisa mengganggu adaptasi mata terhadap kegelapan. Sebagai alternatif, gunakan lampu merah yang lebih ramah bagi mata.
Demikian tips dari NASA untuk menyaksikan hujan meteor. Disimpulkan, hujan meteor Orionid adalah salah satu kesempatan terbaik untuk menyaksikan keindahan langit malam. Meskipun komet Halley sendiri belum kembali hingga tahun 2061, jejaknya masih membuat kita takjub setiap tahunnya.
Jika kamu berencana melihat hujan meteor ini, pastikan untuk mencari waktu dan tempat terbaik untuk mengamati, terutama selama malam puncak pada 20-21 Oktober. Semoga langit cerah dan kamu bisa menyaksikan keindahan alam yang mempesona ini!
