JATIMTIMES - Pemerintah Kelurahan Penganjuran, Banyuwangi meminta PT Pertani untuk membersihkan lahannya yang tidak terawat. Permintaan ini sudah sering disampaikan kepada perwakilan PT Pertani yang mengelola aset tanah yang ada di sekitar kantor lurah.
Lurah Penganjuran, Yudha Teguh Siswanto menyebut pihaknya sudah berupaya melakukan kontak langsung maupun via media sosial WhatApps (WA).
Baca Juga : RS Medistra Minta Maaf soal Larangan Hijab Calon Pegawai, MUI Sarankan Hal ini
“Mungkin ke depan ini perlu disurati lagi atau perlu dengan berbagai cara bagaimana pihak PT Pertani bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan keindahan dan kesehatan lingkungan,” ungkapnya.
Dia menuturkan pihaknya akan menyampaikan permintaan dan mengingatkan lagi. Selama ini sering melakukan komunikasi dan koordinasi lewat WA untuk meminta selalu membersihkan lingkungan karena itu jalan masuk. Sekali lagi itu pintu masuk ke kantor Kelurahan Penganjuran jadi bagaimanapun itu harus dijaga.
Apalagi sekarang, tempat-tempat yang berada di depan itukan sudah laku semua ada yang menjadi counter HP, kedai kopi, jadi minishow dan lain sebagainya.
”Ini sungguh ironi ketika di depan rapi tetapi di belakangnya kondisinya seperti itu. Bisa dilihat dan cek sendiri kalau tidak percaya bisa langsung masuk. Banyak anjing dan binatang liar di dalam situ, ada puluhan mungkin,” ujar Yudha di ruang kerjanya pada Senin (2/9/2024).
Selanjutnya dia mengungkapkan, pihaknya banyak mendapat keluhan warga. Untungnya masyarakat yang tinggal di sekitar lahan PT Pertani usianya sepuh-sepuh.
”Jadi tidak terlalu bergejolak dan agresif begitu. Coba orangnya muda-muda lain ceritanya. Kami juga mohon segera dibersihkan secara total. Jangan ketika ada WA begitu ada action memang cuma yang di tepi-tepi jalan saja. Kami berharap itu secara total serius ditangani jangan menjadi semak-semak,” tambah Yudha.
Baca Juga : Apel Pagi, Polrestabes Surabaya Gelar Tes Urine Mendadak Anggota Kepolisian
Karena lokasinya di tengah kota kalau menjadi hutan kota itu bagus. Tetapi kalau semak-semak di tengah kota menjadi ironi.
”Sedangkan Pemerintah Banyuwangi itu kan lagi menggalakan kebersihan keindahan dan kesehatan lingkungan. Karena kalau mengandalkan kita juga itu bukan wilayah dari kelurahan, apalagi sumber dana yang ada juga terbatas,” pungkas Yudha.
Sementara Pimpinan Cabang PT Pertani Persero Banyuwangi Karyanto, ketika dihubungi WA belum memberikan jawaban. Ketika wartawan media ini mencoba menelpon via WA sampai berita ini ditulis juga tidak diangkat.
