JATIMTIMES - Memasak adalah kegiatan yang selalu dilakukan oleh ibu rumah tangga selagi di rumah. Dari masakan yang sederhana sampai rumit, pastinya saat di dapur membutuhkan alat masak.
Banyak orang memilih alat masak yang dapat menghasilkan makanan dengan kualitas terbaik dari segi nutrisi maupun cita rasa. Salah satu alat masak yang dapat menunjang hal tersebut adalah slow cooker.
Baca Juga : BCA Expo 2024, Suguhkan Bunga Spesial KPR Mulai 1,45 % dan Kredit Kendaraan dari 2,45 %
Namun nyatanya, masih banyak orang belum familiar bahkan tidak tahu apa itu slow cooker dan apa kegunaannya. Dikutip dari Taste of Home, Minggu (25/8/2024), berikut penjelasan mengenai slow cooker dan cara menggunakannya.
Apa itu slow cooker?
Slow cooker merupakan sebuah alat masak listrik yang digunakan untuk mendidihkan makanan pada suhu rendah dalam jangka waktu lama. Slow cooker sangat cocok untuk melunakkan potongan daging besar, serta membuat kaldu untuk masakan.
Tidak hanya itu saja, slow cooker juga pilihan memasak sup dan iga, plus saus, minuman, hingga roti. Meski digunakan untuk memasak dalam jangka waktu lama, slow cooker dapat memasak berbagai bahan makanan tanpa menghilangkan nutrisinya. Selain keserbagunaannya, slow cooker juga mudah digunakan dan biasanya tidak memerlukan pengaturan lebih dari mencolokkannya.
Menggunakan slow cooker cukup sederhana. Cukup colokkan kabel listrik slow cooker, tambahkan bahan makanan, setel kompor ke rendah atau tinggi, tergantung petunjuk resep, pasang tutupnya, dan biarkan matang.
Setelah hidangan selesai dimasak, Anda dapat mematikan slow cooker untuk mematikan elemen pemanas, atau menghangatkannya jika Anda belum siap untuk menikmatinya.
Dilansir dari Cnet, nyatanya masih banyak orang yang sering melakukan kesalahan saat memasak menggunakan slow cooker. Dampaknya, makanan tidak diolah dengan benar dan peralatan rumah tangga ini tidak dimanfaatkan dengan maksimal.
Saat memasak daging atau unggas, umumnya orang-orang akan memasukkan air hingga menutupi daging. Akan tetapi, menggunakan slow cooker tidak perlu menambahkan lebih banyak air, kecuali panduan alat menyarankan perlu menambahkan cairan hingga tingkat tertentu agar berfungsi dengan baik.
Lebih lanjut, penggunaan air tidak perlu berlebihan jika resep makanan yang diolah tidak menyarankannya. Produk susu dapat mengental jika memasukkannya terlalu cepat ke slow cooker. Kamu bisa menunggu hingga beberapa menit terakhir proses memasak untuk menambahkan keju, susu, atau krim asam.
Saat mengolah makanan menggunakan oven, umumnya orang-orang akan membuka tutupnya untuk mengintip sudah seberapa jauh proses pengolahan berjalan.
Baca Juga : Sejumlah Kandungan Kacang, Apakah Benar Bikin Kolesterol?
Namun, sebaiknya hal itu dihindari saat menggunakan slow cooker. Kebiasaan ini dapat menurunkan suhu di dalam alat masak secara drastis dan memperpanjang waktu yang dibutuhkan untuk memasak.
Ketika menggunakan slow cooker, hindari mengisi alat sampai penuh. Berikan ruang antara makanan dan tepian alat untuk mencegah masakan tumpah. Tidak hanya itu, suhu panas dalam slow cooker memerlukan ruang untuk bersirkulasi agar makanan dapat dimasak dengan benar. Jangan pernah mengisi slow cooker lebih dari tiga perempat penuh.
Tips memasak dengan slow cooker
Berikut beberapa tips memasak dengan slow cooker untuk memperoleh hasil terbaik.
Pertama, selalu isi slow cooker hingga sekitar tiga perempat kapasitasnya untuk mencegah terlalu matang dan meluap.
Kedua, jangan sering membuka tutup slow cooker. Membuka tutupnya dan memeriksa makanan melepaskan panas dan dapat memperpanjang waktu memasak.
